Tips and Trick Motor Scorpio Custom Biar Oke dan Selamat

Hobi kadang-kadang hanya menjadi ajang membuang-buang uang. Tapi dari sudut pandang orang yang memiliki hobi, menyalurkan apa yang disukai merupakan hal yang menjadi makna tersendiri. Ada orang yag sering bilang “Laki-laki tidak pernah dewasa, hanya mainannya saja yang bertambah besar dan mahal”. Ini adalah ungkapan yang tepat melihat bagaimana hobi otomotif dan hobi-hobi yang lain sering kali mengharuskan para penyuka hobi itu untuk merogoh kocek dalam-dalam. Selain itu, ternyata hobi bisa menjadi suatu bisnis yang menyenangkan. Ada ungkapan lain yang menyatakan bahwa tidak ada hal yang lebih baik selain bekerja pada bidang yang kita sukai. Jadi, berbisnis dalam hobi yang kita sukai akan menambah kepercayaan dan mengumpulkan orang-orang yang memiliki passion yang sama. Mungkin bekerja dan berbisnis akan lebih terasa seperti bermain daripada bekerja. Well, that’s enough for the opening. Berhubung kita sudah berbicara mengenai hobi otomotif. Pada postingan kali ini, mimin ingin berbagi tips tentang modifikasi Scorpio. Selain memberikan beberapa contoh motor-motor yang sudah dimodif, ada juga tips bagian apa saja yang sebaiknya tidak dimodif pada motor. Yuk, langsung check dorn below!

Motor yang akan kita “dandani” kali ini adalah motor Yamaha Scorpio Z. Motor ini merupakan motor jenis touring yang diproduksi oleh Yamaha. Motor dengan performa mesin 223cc ini mampu mengeluarkan tenaga hingga 19 PS/8000 RPM dan maksimal torsi 1.86 kgf.m/6500 RPM. Body dari motor ini terlihat gahar dan gagah juga sangat nyaman untuk digunakan touring. Sejak dikeluarkan pada tahun 2004 hingga dihentikan produksinya tahun 2009 lalu, motor ini sudah banyak memiliki perubahan-perubahan yang membuat pemiliknya semakin nyaman.

Selain performanya yang sangat nyaman, motor ini memiliki biaya perawatan yang lebih hemat dibandingkan dengan kompetitornya. Juga memiliki konsumsi BBM yang irit jika dibandingkan dengan kompetitor dan performa yang dikeluarkannya. Sayangnya, motor ini memiliki monoshock bagian belakang yang empuk dan kurang nyamana digunakan untuk boncengan. Sementara jika digunakan untuk sendiri akan sangat terasa nyaman. Kemudian, harga jual dari motor ini tidak kembali seperti produk-produk kompetitornya. Dengan diberhentikannya produksi oleh Yamaha dapat dipastikan sparepart dari motor ini akan semakin sulit didapatkan. Sementara substitusi dari sparepart tidak sebanyak ketersediaan kompetitor.

Setelah mengetahui kekurangan dan kelebihan dari motor ini, kita selanjutnya akan cek bagian mana saja yang sebaiknya tidak diterapkan pada motor Scorpio custom kesayangan Anda.

  1. Ban

Kebanyak para modifikator sering mengganti ban motornya ke ukuran yang lebih kecil agar kuda tunggangan semakin lincah dikendarai. Tapi ternyata hal itu justru akan membahayakan si pengendara karena akan berbahaya ketika meewati tikungan dan cenderung lebih licin. Tips ketika ingin mengganti ban untuk Yamaha Scorpio Z, pastikan memilik ban yang sesuai untuk kebutuhan  touring Anda. Selain itu, melakukan perjalanan touring pasti menempuh waktu yang cukup lama. Jadi, faktor keselamatan adalah hal yang utama.

  1. Knalpot

Ini dia si sumber kebisingan di jalanan, menggunakan knalpot racing membuat suara motor memang lebih membahana. Namun, rasanya performa dari knalpot kurang sesuai dengan kesan gahar pada Yamaha Scorpio. Selain itu, jiga digunakan melewati pemukiman, khawatir akan menggangu masyarakat yang ada di sana. Boleh sih gaya tapi pertimbangkan kenyamanan sekitar. Salah-salah malah disumpahi oleh mereka yang tidak nyaman.

  1. Stiker

Pasangkan stiker di mana saja sesuka hati pengendara. Ingin yang berukuran besar, kecil, sedang, atau dengan berbagai model dari yang lucu hingga yang manly. Semua ada di tangan si pemilik motor. Di sini kami menyarankan kepada para pengendara untuk tidak menambahkan stiker pada lampu depan. Nyatanya bukan menambah keren kuda besi Anda, malahan akan mengancam nyawa karena menurunkan jarak pandang motor Anda.

Sumber gambar: duckduckgo.com

NEKAD, SUZUKI JUAL MOTOR BANDIT

Suzuki Bandit 150 menjadi model terbaru pabrikan asal Jepang Suzuki. Hadir di kelas naked bike membuat pasar yang selama ini dikuasai oleh Yamaha Vixion dan Honda CB150R mendapat perlawanan. Boleh dibilang nekad, demi mendapatkan nilai jual motor yang baik, hadirnya Suzuki Bandit 150 dirasakan sebagai niat penyempurnaan Suzuki GSC-S150 serta menambah ragam pilihan naked bike milik Suzuki.

Suzuki Bandit 150 menggunakan basis rancangan Suzuki GSX-S150. Secara keseluruhan, Suzuki Bandit 150 hampir mirip dengan Suzuki GSX-S150. Yang menjadi perbedaan dari keduanya hanya sedikit, terutama pada Suzuki Bandit 150 yang menggunakan lampu dan jok, serta handling berbeda dengan Suzuki GSX-S150.

Mengenai harga, Suzuki menawarkan harga Suzuki Bandit dengan OTR Jakarta sebesar Rp26.000.000 pada bulan Oktober 2018 dan belum ada perubahan pada pertengahan Desember tahun ini. Lalu, bagaimana spesifikasinya? Simak uraiannya berikut.

Desain Motor Suzuki Bandit 150

Sebagai motor terbaru yang menggunakan basis Suzuki GSX-S150, tentu Suzuki Bandit 150 memiliki perbedaan dari Suzuki GSX-S150. Dari sisi desain sendiri, Suzuki Bandit 150 tampil lebih modern dan agresif.

Walaupun terlihat agresif, Suzuki Bandit 150 tetap memiliki rasa nyaman yang ada pada bagian jok motor. Tidak hanya itu, Suzuki Bandit 150 juga telah didukung dengan fitur pengaman seperti Shuttered Key System. Suzuki Bandit 150 mempunyai 4 pilihan warna, yaitu Stronger Red, Auro Yellow, Titanium Silver, dan Titanium Black.

Dengan tampilan agresif dan didukung sistem keamanan Shuttered Key System, kira-kira berapa ya harga Suzuki Bandit 150? Tenang, di bawah ini sudah dijelaskan harga Suzuki Bandit 150. Cek terus aja!

Mesin dan Performa Suzuki Bandit 150

Sudah lama menjadi rumor, akhirnya Suzuki Bandit 150 telah resmi diluncurkan di Indonesia pada tanggal 02 Agustus 2018 lalu. Menariknya, motor satu ini berada pada segmen yang sama dengan Suzuki GSX-S150 dan dari segi mesin sendiri juga sama.

Urusan dapur pacu memang Suzuki Bandit 150 dengan GSX-150S sama. Mesin Suzuki Bandit 150 adalah 150 cc DOHC dengan sistem suplai bahan bakar sudah menggunakan injeksi dan berpendingin cairan. Tenaganya sendiri dapur pacu Suzuki Bandit 150 bisa mencapai 14.1 Kw pada 10.500 rpm, sedangkan torsi puncak Suzuki Bandit 150 14.0 Nm pada 9.000 rpm.

Dengan mesin yang sama dengan GSX-S150, lalu bagaimana soal harga Suzuki Bandit 150? Kemungkinan harga Suzuki Bandit 150 tidak akan jauh berbeda dengan harga GSX-S150. Lebih jelasnya kami sudah sajikan harga Suzuki Bandit 150 di bawah ini. Cek terus aja!

Dimensi dan Suspensi Motor Suzuki Bandit 150

Jika ditelusuri lebih lanjut, Suzuki Bandit 150 menggunakan basis dari GSX-S150 sehingga secara garis besar, spesifikasi dari kedua motor ini tidak akan jauh berbeda. Jika demikian, urusan dimensi dan kaki-kaki motor Suzuki Bandit 150 kurang lebih sama dengan GSX-S150.

Suzuki Bandit 150 kurang lebih memiliki panjang 2.000 mm, lebar 745 mm, dan tinggi 1.035 mm. Selain itu, Suzuki Bandit 150 juga kemungkinan akan menggunakan suspensi depan telescopic dan bagian belakang menggunakan swingarm. Untuk bagian rem, Suzuki Bandit 150 akan menggunakan rem disc (petal).

Bagian roda sendiri, Suzuki Bandit 150 kemungkinan akan sama dengan GSX-S150, yaitu menggunakan ban berukuran 90/80-17(TL) pada bagian roda depan, sedangkan roda bagian belakang akan menggunakan ban berukuran 130/70-17 (TL).

Dari segala spesifikasi yang dijelaskan di atas, jelas bahwa Suzuki ingin menampilkan motor saingan Vixion dan CB150. Namun, mengenai harga, jelas Suzuki Bandit 150 masih lebih tinggi jika dibandingkan dengan dua kompetitor lainnya. Sekarang tinggal para pecinta naked motor yang memilih, apakah suka dengan keluaran Suzuki atau hasil produksi pabrikan lainnya, karena motor merupakan selera pemakainya.

Baca juga di sini https://review.bukalapak.com/amp/auto/resmi-mengaspal-ini-3-kelebihan-suzuki-bandit-150-44910

ilustrasi: Pertamax7

Mengulik Kelemahan New Brio, Mobil Honda Terbaru yang Jadi Favorit di Indonesia

Sejak awal kemunculannya, New Brio 2018 memang segera menjadi perbincangan. Bahkan, rasanya tak salah jika menyebut mobil Honda tersebut merupakan salah satu primadona di dunia otomotif Indonesia. Tentu, kepopuleran New Brio bukan tanpa alasan. Berbagai kelebihannya bisa kamu lihat pada tautan berikut: https://review.bukalapak.com/auto/meluncur-di-giias-2018-ini-5-kelebihan-honda-all-new-brio-44298.

Tentu, kalimat bijak “Tak ada yang sempurna di dunia ini” sepertinya tetap berlaku. Meski dibekali dengan banyak kelebihan, New Brio tetap tak luput dari berbagai kekurangan atau kelemahan. Nah, buat kamu yang sedang ingin menimbang untung-rugi membeli mobil keluaran Honda yang satu ini, yuk coba cek ulasan berikut ini.

Merupakan generasi terbaru, namun tidak benar-benar baru
New Brio 2018 merupakan mobil Brio generasi terbaru. Namun, mobil yang dibanderol dalam kisaran harga Rp130 juta hingga Rp190 juta ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan generasi sebelumnya. Meski didesain dengan tampilan lebih sporty, mobil ini ditenagai oleh mesin yang serupa dengan mobil generasi lama. Selain itu, sasin, platform, serta desain interiornya pun tak jauh berbeda.

Memiliki bagasi mobil cukup sempit
Tampak luar, New Brio 2018 memang gagah dan sporty. Namun, mobil ini mungkin tidak cocok buat kamu yang suka bepergian dan perlu banyak tempat untuk mengangkut barang bawaan. Sebab, New Brio memiliki bagasi yang sangat kecil.

Tidak mempunyai sensor parkir dan central lock yang otomatis
Meski terkesan sepele, sensor parkir adalah hal yang penting dimiliki sebuah mobil. Sayangnya, mobil keluaran Honda yang satu ini belum dibekali dengan sensor parkir. Selain itu, mobil satu ini memang telah dibekali dengan central lock. Namun, central lock yang dimiliki tidak bisa berfungsi secara otomatis. Kamu pun tak akan bisa mengunci mobil secara otomatis ketika mobil akan melaju.

Colokan charger hanya terdapat pada bagian depan
Yup! Di zaman seperti sekarang ini, siapa sih yang tidak membutuhkan colokan charger? Apalagi, ponsel seolah sudah menjadi kebutuhan primer bagi siapa saja dan di mana saja. Tak heran, colokan charger pun sekarang mulai bisa ditemui di mana-mana. Untuk menunjang kebutuhan tersebut, banyak mobil telah dilengkapi dengan colokan charger, termasuk New Brio 2018. Sayangnya, colokan charger yang ada pada mobil ini hanya tersedia di bagian depan. Oleh karena itu, penumpang yang duduk di bagian belakang harus antre saat akan menggunakan charger.

Desain interior kurang elegan
Desain eksterior yang sporty dari New Brio memang menawan. Namun, hal itu tidak berlaku pada desain interiornya. Untuk ukuran mobil Honda keluaran terbaru, desain dari mobil satu ini bisa dibilang masih sangat sederhana. Peletakan AC, dashboard mobil, serta bahan pelapis pada bagian jok tampak sangat sederhana.

Jok pada bagian belakang kurang nyaman
Ukuran New Brio yang cukup mungil menjadikan mobil ini cukup sempit bagian dalamnya. Jok depan mobil ini memang cukup nyaman. Namun, jok bagian belakang tidak demikian. Sebab, jok tersebut tergolong cukup sempit sehingga bisa membuat penumpang tidak bisa bergerak leluasa saat berada di dalam mobil.

Nah, itu dia kelemahan yang dimiliki oleh mobil Honda New Brio 2018. Meski memiliki kekurangan-kekurangan di atas, New Brio tetap unggul karena berbagai kelebihan yang dimilikinya. Kamu yang masih jatuh cinta dengan mobil satu ini pun tak perlu khawatir jika ingin memilikinya. Sekali lagi, supaya lebih yakin untuk membelinya, kamu bisa cek artikel berikut ini: Meluncur di GIIAS 2018, Ini 5 Kelebihan Honda All New Brio.

Sumber gambar: Carblogindia.com

Jangan Khawatir, Berikut Cara Mudah Balik Nama Tanpa Denda Pajak Motor

Bagi sebagian orang, beranggapan bahwa untuk ganti nama atau balik nama kendaraan bermotor itu sulit karena banyak sekali tahapan yang harus dilalui dan banyak orang yang beranggapan bahwa biaya balik nama motor itu mahal. Namun, apakah benar bahwa proses balik nama itu sulit. Kemudian, bagaimana sih proses balik nama motor atau kendaraan? Ya, untuk proses balik nama itu dibagi menjadi tiga tahapan. Tahapan pertama adalah kelengkapan administrasi, di mana ia harus membawa berkas-berkas yang diperlukan. Berkas-berkas yang dibawa antara lain adalah kwitansi jual beli dan materai. Lampirkan juga Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dan Surat Tanda Keterangan Bermotor. Terakhir adalah KTP pembeli atau yang ingin diatasnamakan.

Pada tahap kedua, motor dibawa ke Samsat untuk dilakukan pengecekan fisik. Ya, pada tahap ini akan dilakukan pengecekan baik pada nomor rangka maupun nomor mesin, di mana untuk nomor langka pada setiap motor berbeda-beda, ada yang berada pada dekat jok motor, ada yang berada pada leher motor, dan lain sebagainya. Akan tetapi, pada nomor mesin, ia terletak pada bawah mesin dari masing-masing motor. Lanjut pada cek fisik, di mana ia menggunakan pensil dan lakban kertas. Lakban ditempelkan, baik di atas nomor rangka maupun nomor mesin, kemudian ia akan dijiplak dan digosok menggunakan pensil tersebut. Setelah melakukan kedua hal tersebut, hal ketiga adalah mengecek apakah nomor rangka dan nomor mesin yang ada pada motor sama dengan yang tertera pada BPKB. Apabila ada satu saja angka yang berbeda, maka itu merupakan satu kesalahan dan Anda tidak bisa melakukan balik nama dari motor Anda. Durasi atau lama waktu dari cek fisik ini tergantung dari antreannya. Apabila tidak mengantre, maka pengecekan fisik akan memakan waktu 5 menit.

Langkah ketiga adalah memasukkan berkas-berkas tadi ke loket arsip untuk nantinya mendapatkan nomor antrean. Kemudian, Anda menunggu hingga nama Anda dipanggil oleh petugas. Lalu, Anda dipersilakan untuk mengisi formulir dengan lengkap. Ingat ya, lengkap agar nantinya Anda tidak bolak-balik untuk antre dari awal kembali. Kemudian, serahkan formulir tersebut di loket perubahan dan tunggu sampai nama Anda dipanggil ke tahap selanjutnya. Setelah berkas diterima dari loket registrasi dan pengecekan STNK, maka Anda akan mendapatkan jadwal pengambilan STNK dan juga pembayaran pajak, yang biasanya adalah keesokan harinya. Dan setelah tiba jadwal pembayaran, silakan bayarkan biaya pajak dan biaya balik nama. Lalu, Anda akan mendapatkan STNK baru atas nama Anda sendiri.

Biaya yang harus dikeluarkan apabila ingin melakukan balik nama ada 6 biaya yang totalnya antara 500-800 ribu rupiah yang akan disesuaikan dengan pajak motor Anda. Biaya ini belum termasuk denda pajak motor jika ada keterlembatan ya. Sebagai contoh, motor A dengan pajak kendaraan bermotor sebesar 300 ribu, maka biaya pertama yang harus dikeluarkan adalah biaya bea balik nama kendaraan bermotor (BBN KB) dengan rumus 2/3 x PKB, di mana pada kasus ini maka saya harus membayar BBN KB sebesar Rp200.000. Biaya kedua adalah sumbangan wajib dana kecelakaan lalu-lintas jalan (SWDKLLJ) yang berjumlah Rp35.000 untuk motor di bawah 250 CC. Ketiga adalah biaya administrasi STNK sebesar Rp25.000. Keempat adalah biaya administrasi tanda nomor kendaraan bermotor (TKNB) sebesar Rp60.000. Terakhir adalah biaya pendaftaran balik nama motor yang berkisar antara Rp75.000 hingga Rp100.000 tergantung oleh Samsat masing-masing.

Bagaimana guys? Mudah bukan mengurus dan membayar balik nama kendaraan Anda?

Sumber gambar: duckduckgo.com

Baca juga di sini https://review.bukalapak.com/amp/auto/cara-balik-nama-motor-ini-syarat-dan-biaya-yang-harus-dikeluarkan-67059

Daripada Keluar Biaya Kursus Stir Mobil, Lebih Baik Ikuti Tips Belajar Mobil Manual Ini

Pernah terpikir kenapa orang masih senang mengendarai mobil manual meskipun teknologi mobil bertransmisi otomatis (matic) sudah tergolong mumpuni?

Pada abad ke-21, mobil bukan lagi merupakan kemewahan, melainkan sudah menjadi kebutuhan bagi kebanyakan orang di perkotaan, terutama di negara-negara berkembang. Banyak kegiatan manusia yang rasanya sulit lepas dari pengaruh kendaraan roda empat ini.

Mobil boleh saja digunakan untuk banyak hal, mulai dari teman perjalanan sampai dengan sumber mata pencarian. Namun, bila tujuannya ialah demi menemani kegiatan sehari-hari, tentu saja kamu akan memilih mobil yang nyaman dikendarai, efisien dalam bahan bakar, dan punya harga yang sesuai dengan anggaran.

Sebagian orang menyukai mobil bertransmisi otomatis karena kepraktisannya, namun tak jarang pula orang memilih mobil manual daripada otomatis. Alasannya beragam, mulai dari harga yang lebih murah, sensasi berkendara yang menyenangkan, sampai konsumsi bahan bakar yang lebih bisa dikendalikan. Kaki yang akan mudah pegal pun dianggap sebagai pengorbanan yang sepadan.

Singkat cerita, mobil manual mempunyai tempat tersendiri yang membuat sebagian orang tetap loyal kepadanya. Nah, kalau kamu tertarik terhadap mobil bertransmisi manual, ada baiknya jika kamu mempelajari beberapa hal yang bakal membedakan antara mobil manual dan otomatis.

Pada artikel kali ini, dirangkum tiga hal yang wajib kamu pahami sebelum mengeluarkan biaya kursus stir mobil manual. Apa saja ketiga hal tersebut? Simak saja penjelasannya di bawah ini.

Pedal

Perkara nomor wahid yang mesti kamu ketahui dari mobil transmisi manual ialah posisi berbagai pedal dan fungsinya pada mobil manual. Sebab, perbedaan paling terasa antara mobil bertransmisi manual dan otomatis adalah ketika kamu melihat jumlah pedal yang ada.

Jika mobil dengan transmisi otomatis (matic) cuma mempunyai dua pedal, maka lain halnya apabila kamu melihat pedal pada mobil manual. Sebab, jumlah pedal pada mobil yang menggunakan transmisi manual adalah tiga buah; pedal kopling (kiri), pedal rem (tengah), dan pedal gas (kanan).

Pedal gas adalah komponen utama untuk mengatur laju mobil, baik mobil manual ataupun matic. Karena itulah, penting untuk mencoba yang satu ini saat mesin mobil menyala, namun dalam keadaan statis, yaitu saat sedang memanaskan mobil. Asah feeling kamu dalam memainkan pedal ini sehingga nantinya bisa mulus dalam mengatur bukaan gas dan putaran mesin mobil.

Pedal kedua adalah pedal yang berada di tengah-tengah atau biasa dikenal dengan pedal rem. Ya, sebagaimana fungsi rem, pedal ini memiliki peranan penting untuk mengurangi laju mobil hingga berhenti.

Sama dengan pedal gas, kamu tidak disarankan untuk kamu menekan pedal rem sekeras atau sedalam mungkin kala ingin menghentikan laju kendaraan. Ingat, pengereman bertujuan untuk mengurangi kecepatan, bukan menghentikan kecepatan mobil. Sebisa mungkin, injaklah pedal rem secara perlahan supaya penumpang di dalam kabin tetap merasa aman dan nyaman.

Nah, iniah pedal yang jadi pembeda antara mobil manual dan mobil matic. Ya, pedal tersebut adalah pedal kopling.

Pedal kopling memiliki fungsi sebagai penerus aliran tenaga yang berasal dari mesin menuju ke sistem penggerak. Bayangkan air yang berasal dari pedal gas lalu mengalir ke sebelah kiri melewati pedal rem menuju pedal kopling. Nah, pedal kopling adalah pintu airnya. “Air” yang berasal dari pedal gas tidak bisa dimanfaatkan kalau pedal kopling diinjak sehingga “pintu air” pun tertutup.

Cara mengoperasikan pedal kopling adalah sebagai berikut. Kaki kiri menekan penuh pedal kopling, tangan kiri memasukkan transmisi dari netral ke posisi gear 1. Kalau sudah, maka kaki kiri melepas pedal kopling secara perlahan diimbangi dengan kaki kanan yang menginjak pedal gas secara perlahan. Nah, baru deh, mobil akan berjalan.

Tuas transmisi

Pembeda kedua antara mobil manual dan matic adalah tuas transmisi yang digunakan. Pada mobil matic, biasanya ada indikator P hingga D yang terdapat di tuas transmisi.

Namun, lain halnya untuk mobil manual. Pada mobil manual, tuas transmisi punya indikator 1 hingga R. Nah, saat baru pertama kali menjalankan mobil, maka gear yang kamu gunakan adalah gear yang paling rendah atau gear 1.

Mengapa hal tersebut harus dilakukan? Karena gear 1 punya respons yang lebih cekatan dibanding gear lain. Setelah mobil kamu bergerak dengan stabil, pindahkan transmisi gear 1 ke gear yang lebih tinggi, yaitu gear 2.

Jika ingin memarkir mobil atau ada hal yang memaksa mobil kamu untuk bergerak mundur, maka gunakanlah gear R. Seperti yang telah dijelaskan pada poin sebelumnya, untuk mengoperasikan berbagai gear ini, imbangi dengan sedikit tekanan pada pedal gas agar mobil tidak mati. Begitu mesin mobil tampak mau mati, tambahkan lagi tekanan gasnya.

Fitur

Hal ketiga yang wajib kamu ketahui waktu belajar mengendarai mobil manual adalah tentang fitur mobil. Sebetulnya, mempelajari fitur mobil tidak hanya berlaku pada mobil manual saja, tetapi juga untuk segala jenis mobil.

Pada mobil modern, fitur menjadi suatu hal yang penting dan dianggap sebagai nilai plus sebuah kendaraan, karena bagaimanapun, fitur hadir untuk memudahkan kamu dalam berkendara. Dengan demikian, ragamnya akan sangat banyak.

Meskipun mobil sekarang punya fitur banyak, ada beberapa fitur standar yang wajib segera dikuasai. Fitur-fitur standar ini biasanya berkaitan dengan pencahayaan (lampu sign kanan-kiri, lampu jauh, dan sebagainya). Fitur standar pencahayaan ini berada pada tuas yang terletak di belakang setir.

Selain itu, juga terdapat berbagai fitur yang secara otomatis akan aktif dengan sendirinya berkat penggunaan sensor tertentu. Salah satunya adalah fitur SRS Airbag.

Sebenarnya, masih banyak fitur yang kamu dapat gali lebih dalam, baik pada mobil manual ataupun otomatis. Maka dari itu, jangan pernah berhenti untuk belajar, ya!

Sumber: https://review.bukalapak.com/auto/jangan-sampai-kamu-malu-berikut-tips-belajar-mobil-manual-68724

Perbandingan Harga Smartphone Oppo Find X Dengan Smartphone Mi Pocophone F1

Xiaomi dan Oppo merupakan perusahaan yang berkembang pada saat ini. Kedua perusahaan tersebut menghasilkan banyak produk yang beragam dan memiliki daya saing yang tinggi. Salah satu produk yang baru-baru ini mulai viral dari produsen Oppo adalah Oppo Find X. Disisi lain, xiaomi mengeluarkan Mi Pocophone F1. Kedua produk tersebut dirilis pada tahun yang sama yaitu tahun 2018. Selain itu, Oppo Find X lebih dahulu dirilis pada bulan juni sedangkan Mi Pocophone F1 dirilis pada bulan agustus.  waktu rilis itu, bukan waktu rilis di Indonesia.

Untuk kedua produk tersebut memiliki daya saing yang cukup tinggi juga. Tiap perusahaan menawarkan beberapa fitur canggih yang dimiliki setiap produk hasil garapan mereka. Jika merasa penasaran dengan spesifikasi Oppo Find X dan Mi Pocophone F1. Anda dapat melihat beberapa spesifikasi masing-masing produk di bawah ini.

Hp Oppo Find X

Oppo Find X memiliki layar dengan tipe amoled. Serta ukuran rasio antara body dan layar cukup besar berkisar 87%. Selain itu untuk resolusi layar sebesar 1080 x 2340 pixels, 19.5:9 ratio (~401 ppi density). Dilihat dari layarnya, Oppo Find X memiliki fitur layar yang cukup bagus dan dapat membuat daya tarik tersendiri bagi pelanggan Oppo Find X. Untuk kinerja chipset, Oppo Find X Menggunakan Qualcomm SDM845 Snapdragon 845 (10 nm). Kita sudah tau, bahwa kinerja chipset yang dikeluarkan perusahaan Qualcomm memiliki kinerja yang baik dan banyak orang yang percaya dengan kinerja chipset tersebut. Untuk memori, Hp Oppo Find X memiliki kapasitas memori sebesar 256 GB dengan RAM 8GB. Hal ini membuat Oppo Find X memiliki daya tarik bagi konsumen. Karena konsumen jadi tidak membutuhkan ekstra memori eksternal lagi karena memiliki kapasitas memori internal yang cukup besar. Untuk melihat spesifikasi yang lebih banyak lagi, anda dapat klik spesifikasi oppo find x

Hp Mi Pocophone F1

Pocophone F1 memiliki layar dengan tipe masih IPS LCD. Tidak sperti Hp Oppo Find X yang sudah menggunakan tipe layar amoled. Untuk rasio layar pun tidak sama seperti Oppo Find X dan cenderung lebih kecil, yaitu senilai 82,2% dengan resolusi 1080 x 2246 pixels, 18.7:9 ratio (~403 ppi density). Untuk kinerja Pocophone sendiri, produsen menggunakan chipset yang sama seperti Hp Oppo Find X yaitu Qualcomm SDM845 Snapdragon 845 (10 nm). Kita semua tau bahwa kinerja chipset dari perusahaan Qualcomm memiliki kinerja yang dipercaya oleh banyak konsumen. Ditambah lagi dengan ukuran RAM yang sama besar, yaitu 8 GB serta memori internal sebesar 256 GB. Spesifikasi pada Hp Mi Pocophone F1 memiliki banyak kemiripan seperti yang dimiliki oleh Hp Oppo Find X.
Untuk Perbandingan Harga, Hp Mi Pocophone lebih murah daripada Oppo Find X. Mungkin Oppo Find X memiliki fitur yang lebih dibanding hp lain sehingga produsen memasang harga yang cukup tinggi. Jika anda tertarik dengan harga hp Oppo Find X, anda dapat melihat pada laman tersebut. Harga dapat berubah dengan berjalannya waktu selagi teknologi masih berkembang. Dan banyak pesaing yang memiliki spesifikasi yang dapat mempengaruhi daya jual sebuah produk. Di tambah lagi dengan perbedaan mata uang tiap negara dapat berpengaruh pada harga.

Sebuah Cerita tentang Mesin Mitsubishi Xpander

Awalnya, orang mungkin menertawakan sesumbar para petinggi Mitsubishi terkait Xpander. Waktu itu, mereka mengklaim bahwa Mitsubishi Xpander adalah mobil yang unggul. Interior Xpander sangat nyaman, mesinnya sangat tangguh. Bukan hanya akan menantang, Xpander bahkan juga  dikatakan akan membunuh Avanza. They even called it as Avanza killer!

Berani banget, ya? Hehehe.

Nyatanya, Mitsubishi memang tidak main-main. Penjualan bulanan Mitsubishi Xpander nyaris selalu mengalahkan si raja MPV, Toyota Avanza, selama 2018. Tak terhindarkan lagi, Avanza turun takhta. Xpander kini adalah raja baru MPV di Indonesia.

Bagi banyak pemiliknya, Mitsubishi Xpander adalah mobil yang nyaman. Mereka yang sudah mencoba mobil lain di kelasnya pun banyak yang mengakuinya. Namun, sehebat apa sih mesinnya? Apakah mesin Mitsubishi Xpander juga merupakan yang terbaik di kelasnya?

Perbandingan Mesin Mitsubishi Xpander dengan MPV Lain di Kelasnya

Sebelumnya, perlu ditekankan bahwa MPV pada dasarnya adalah people carrier yang lebih berfokus pada fungsionalitas (termasuk efisiensi bahan bakar) dan daya angkut sejumlah penumpang daripada performa mesin. Jadi, wajar jika pabrikan punya prioritas sendiri dalam hitungannya; berapakah tenaga yang paling optimum bagi MPV buatannya? Apakah tenaga itu cukup untuk mengangkut beban? Dengan tenaga “segitu”, bagaimana konsumsi bahan bakarnya, apakah efisien atau justru boros?

Mesin Xpander bisa dibilang baru untuk wilayah Indonesia. Namun, di pasar negara lain, unit ini sudah digunakan pada beberapa mobil besutan Mitsubishi, seperti Colt, Mirage, bahkan Lancer. Dengan sejumlah penyesuaian, sentuhan modifikasi, dan penyetelan sana sini, lahirlah mesin 4-silinder 1.5 liter khusus untuk Low MPV Xpander. Pada mesin itu, disematkan teknologi pengatur bukaan klep ala Mitsubishi. Namanya adalah Mitsubishi Innovative Valve Timing Electronic Control (MIVEC).

Kabarnya, teknologi MIVEC sudah disesuaikan untuk kebutuhan masyarakat di Indonesia. Teknologi ini akan menjaga efisiensi bahan bakar, tetapi juga tanpa harus mengorbankan tenaga dan torsi Xpander. Jadi, mesin Xpander tergolong efisien dari segi bahan bakar.

Namun, apakah dia termasuk mesin paling bertenaga di kelasnya?

Dari segi harga, Xpander bersaing dengan kompetitor pada segmen MPV sejuta umat seperti Toyota Avanza, Honda Mobilio, Suzuki Ertiga, Daihatsu Xenia, serta Nissan Grand Livina. Dalam hal ini, untuk varian rendah dan menengah. Sementara itu, varian tertinggi sudah menyentuh harga low SUV seperti Honda BR-V.

Soal tenaga, Honda Mobilio masih jadi yang paling yahud dengan tenaga 118 ps pada putaran 6600 rpm. Di peringkat kedua, ada Nissan Grand Livina dengan 109 ps pada putaran 5600 rpm. Sementara itu, tenaga Mitsubishi Xpander dan Toyota Avanza (1.500cc, agar perbandingannya adil) ada di peringkat ketiga dengan 104 ps pada putaran 6000 rpm. Jadi, performanya masih termasuk tiga besar.

Soal torsi, Honda Mobilio juga masih unggul dengan torsi 145 nm pada 4600 rpm. Lagi-lagi, Nissan Grand Livina menempati peringkat kedua dengan torsi 143 nm pada 4000 rpm. Mitsubishi Xpander ada di peringkat ketiga dengan torsi 141 nm pada 4000 rpm, namun tidak dengan Avanza.

Toyota Avanza sendiri punya torsi lebih kecil, yaitu 136 nm pada 4200 rpm. Namun, kekurangan itu sepertinya disiasati dengan penggerak roda belakangnya (RWD) yang punya daya dorong lebih kuat untuk melahap semua medan jalan.

Nah, karena Xpander adalah mobil keluarga, performa luar biasa bukanlah topik utama. Tenaga Xpander jelas bukan yang paling besar di kelasnya. Hanya saja, tenaganya dirasa sudah cukup untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat Indonesia, bahkan masih lebih baik dari sejumlah kompetitor. Suzuki Ertiga, misalnya, punya daya hanya 92 PS dan torsi 130 Nm.

Itu tadi soal tenaga dan torsi mesin Mitsubishi Xpander dibandingkan dengan mobil lainnya di kelas MPV.

Meskipun bukan yang terbaik di kelasnya, bukan berarti kita tidak bisa menikmati mobil satu ini. Sebab, enak-tidaknya mobil bukan hanya soal performa mesin, melainkan juga soal kenyamanan. Tentu saja, kenyamanan Multi Purpose Vehicle (MPV) bermesin 1,5 liter ini bisa ditingkatkan lagi.

Buktinya, sekarang sudah banyak produk aksesori aftermarket alias custom demi mendongkrak kenyamanan kabin Mitsubishi Xpander. Mau tahu apa saja pilihan yang bisa kamu temui? Berikut adalah 3 di antaranya.

Luggage Mat

Mitsubishi Xpander punya kursi baris ketiga yang dapat dilipat rata dengan lantai. Saat dilipat, kapasitas memuat barang Xpander pun menjadi sangat besar. Ini membuat Xpander banyak menuai pujian.

Sayangnya, saat dipakai menaruh barang, bagian belakang sandaran kursi baris ketiga ini rawan kotor karena berubah fungsi menjadi lantai. Begitupun dengan lantai bagasinya.

Lalu, bagaimana cara mengatasinya?

Mitsubishi menawarkan aksesori resmi Luggage Mat atau alas bagasi yang bisa dibawa pulang dengan harga resmi Rp272 ribu. Kamu bisa membelinya di seluruh jaringan dealer dan bengkel resmi Mitsubishi di seluruh Indonesia.

Console Box atau Arm Rest

Konsol tengah Mitsubishi Xpander sebenarnya sudah sangat memadai karena telah memiliki laci penyimpanan yang cukup besar sekaligus lengkap dengan penutupnya. Konsol tengah Mitsubishi Xpander juga sudah mengikuti tren desain interior mobil terkini yang tersambung sampai ke dashboard. Konsol tengah yang terhubung ini memisahkan kursi pengemudi dengan penumpang depan.

Sayangnya, konsol tengah Mitsubishi Xpander dalam kondisi standar tak dilengkapi dengan sandaran tangan atau arm rest untuk penumpang depan. Anehnya, Mitsubishi justru menyediakan fitur ini buat penumpang belakang.

Tapi jangan khawatir! Kamu bisa kok, membeli console box aftermarket yang dijual dengan harga mulai dari Rp450 ribuan.

Konsol tengah ini memiliki ketinggian yang pas untuk dijadikan sebagai sandaran tangan. Tentu saja bagian penutupnya bisa digunakan sebagai sandaran tangan. Lazimnya, bagian ini dibalut dengan material kulit sintetis demi memberikan kenyamanan yang lebih baik.

Kalau tidak ingin mengubah desain konsol tengahnya, kamu bisa mendatangi bengkel spesialis interior lalu memesan sandaran tangan yang menyatu pada kursi.

Sandaran tangan model ini membuat kursi depan berubah menjadi captain seat. Arm rest akan senantiasa memangku lengan kamu sepanjang perjalanan sehingga berguna untuk mengurangi keletihan kala bepergian jauh.

Sill Plate

Sill Plate berguna untuk meningkatkan tampilan agar Xpander kamu lebih sedap dipandang mata. Alas ini sebetulnya berfungsi tak hanya sebagai elemen yang mempercantik mobil, tetapi juga sebagai pelindung agar bodi mobil yang sering terpijak kaki ini tidak cepat lecet. Karena itulah, sill plate atau lempengan alas dipasang di bagian bawah bukaan pintu.

Sill plate lazimnya dijual sepaket untuk empat pintu berikut scuff plate buat pintu bagasi. Harga sill plate mulai dari Rp300 ribu sampai Rp500 ribuan.

Peredam Suara Kabin

Tingkat kesenyapan kabin Mitsubishi Xpander sebenarnya tergolong baik, namun bukan berarti tak bisa ditingkatkan. Kalau kamu lebih suka mendengarkan musik saat berkendara dan sangat terganggu dengan interupsi kebisingan yang berasal dari luar kabin, tambahkan saja peredam suara kabin.

Peredam suara bisa dipasang di dua tempat. Pertama, di bagian lantai mobil. Kedua, di keempat pintunya saja. Demi tingkat kekedapan yang lebih baik, tentu saja lembaran peredam suara sebaiknya dipasang di bagian lantai sekaligus di seluruh pintu.

Pemasangan tentunya tak bisa dipasang sendiri. Ia harus dilakukan oleh instalatur yang sudah berpengalaman. Alasannya, lembaran peredam dipasang tepat di bawah lapisan karpet dasar. Selain harus melepas seluruh jok dan membongkar karpet dasar, banyak sekali saluran kelistrikan yang rentan terputus di lantai ini. Kalau tidak paham atau tidak hati-hati, bukan hanya kelistrikan saja yang terganggu, melainkan risiko terjadinya korsleting pun mengintai.

Harga peredam kabin bervariasi, tergantung pada kualitas material peredam dan banyaknya jumlah lembaran yang dibutuhkan. Sebagai gambaran saja, harganya dimulai dari Rp700 ribu hingga jutaan rupiah.

Jadi, aksesori mana yang lebih dulu kamu pilih?

Sumber: https://review.bukalapak.com/auto/5-aksesoris-interior-yang-bikin-mitsubishi-xpander-makin-nyaman-59319

Tak Perlu Sekolah Mengemudi, Ikuti Saja Aturan Dasar Ini Saat Berkendara!

Orang bilang, mengendarai mobil terutama yang menggunakan sistem transmisi manual termasuk susah. Padahal, ada sensasi tersendiri karena transmisi manual menjanjikan kontrol yang lebih baik pada mobil kita, mulai dari kendali terhadap tarikan awal hingga kendali terhadap efisiensi bahan bakar. Anda juga tak perlu menghamburkan uang untuk sekolah mengemudi begitu tahu cara belajar mobil manual.

Aturan dasar dalam berkendara adalah ketenangan. Dengan bersikap tenang, pikiran akan lebih jernih sehingga setiap pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan tepat, bahkan pada hal-hal yang berdasarkan intuisi. Namun, untuk meraih ketenangan yang prima, beberapa trik wajib dikuasai. Simak beberapa di antaranya lewat informasi di bawah ini!

Trik Mengemudi di Jalan Menanjak

Jalan menanjak biasanya jadi momok yang sukses bikin newbie driver alias pengemudi pemula merasa “ngeri-ngeri sedap”. Wajar, sebab kondisi jalan semacam ini bikin mereka dilematis. Kalau terlalu banyak gas, bisa tabrakan. Kalau kurang gas, mesin mobil bisa mati.

Rahasia berkendara pada jalan menanjak adalah menggunakan gigi rendah. Semakin curam tanjakannya, semakin rendah gigi yang sebaiknya digunakan. Sebab, gigi yang rendah menghasilkan torsi tinggi yang tentunya akan sangat berguna kala mobil melahap tanjakan.

Selain itu, Anda juga harus  cerdik “mengakali” tanjakan tersebut. Cara mengakalinya adalah dengan mempertimbangkan beberapa aspek, seperti:

  • kemampuan mobil,
  • beban muatan, serta
  • medan jalan.

Kemampuan mobil mencakup kemampuan kopling dan keahlian Anda dalam mengendalikan rem tangan, pedal rem, serta pedal gas. Artinya, Anda harus mengetahui waktu yang pas untuk menggunakan berbagai instrumen tersebut agar mobil Anda dapat menanjak dengan semestinya, bukan malah mundur.

Berlatihlah memindahkan gigi pada jalan datar sampai gerakannya menjadi sesuatu yang alami. Indikator keberhasilannya adalah Anda mampu menaikkan dan menurunkan gigi secara intuitif, sering kali tanpa sadar.

Selain itu, Anda juga harus mempertimbangkan beban muatan yang dibawa. Prinsip dasarnya, semakin berat muatan mobil, semakin sulit ia dikendalikan. Begitu ada tanjakan di depan dan mobil sedang mengangkut banyak beban/orang, memilih gigi 1 adalah langkah teraman. Setelah itu, baru bisa diputuskan apakah ingin memindahkan ke gigi selanjutnya atau tetap melaju dengan gigi 1.

Aspek medan jalan akan sangat mudah diukur ketika kamu telah menguasai aspek pertama, yaitu kemampuan mobil (dan permainan gas koplingnya). Begitu mengenal kemampuan mobil dan sudah fasih memindahkan transmisi, seharusnya tidak terlalu sulit untuk menakar medan jalan yang akan ditempuh; apakah bisa dilewati oleh mobil Anda dengan beban yang sedang diangkut atau justru tidak.

Tips yang bisa dilakukan adalah dengan membiarkan rem tangan aktif. Ini bertujuan untuk memberikan Anda waktu untuk menginjakkan pedal gas. Begitu mobil sudah bergerak maju, Anda boleh melepas rem tangan sehingga bisa meluncur tanpa harus khawatir bergerak mundur. Teknik ini cukup aman sebagai cara belajar mobil manual saat menghadapi kemacetan di jalan menanjak; sebuah mimpi buruk bagi pengemudi pemula.

 

Trik Mengemudi di Jalan Menurun

Siapa bilang mengemudi di jalan menurun hanya mengandalkan rem belaka? Bila Anda yang yang mengendarai mobil manual sedang menemui jalan menurun, maka hal yang harus kamu lakukan tak hanya menginjak rem secara perlahan, tetapi juga menurunkan gigi.

Ya, menurunkan gigi tidak hanya digunakan pada jalan menanjak, tetapi juga jalan menurun.

Idealnya, Anda bisa menggunakan gigi 2 begitu masuk ke jalan menurun. Namun, bila dirasa kurang cukup (apalagi turunan termasuk curam), maka gunakanlah gigi 1.

Penurunan gigi sangat berguna untuk memberi efek engine brake. Engine brake sendiri punya tujuan untuk menurunkan kecepatan secara paksa (karena setiap gigi punya batas kecepatannya sendiri).

Tentu saja, penurunan gigi ini harus diimbangi dengan kontrol pedal rem. Anda tak perlu menekan pedal rem secara penuh karena tujuan kita adalah mengurangi kecepatan mobil, bukan membuat mobil jadi berhenti.

Injaklah pedal rem seperlunya saja hingga kecepatan yang diinginkan dapat tercapai. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan rem ini tidak boleh terlalu lama. Sebab, hal itu akan membuat rem panas. Bila rem sudah terlalu panas, lama kelamaan ia justru menjadi tidak berfungsi dan mencelakakan Anda.

Selain itu, dampak lain yang ditimbulkan adalah hilangnya fungsi engine brake. Kondisi seperti ini tentu sangat membahayakan Anda, penumpang, dan juga orang-orang sekitar.

Maka dari itu, Anda juga harus pandai menjaga rpm (rotation per minute) atau putaran mesin sehingga kinerja rem pun akan terbantu. Namun, bila hal-hal di atas sudah tidak berfungsi (meskipun kecil sekali kemungkinannya apabila kondisi mobil Anda baru/terawat), rem tangan adalah pilihan terakhir keselamatan Anda.

Trik Mengemudi di Pegunungan

Mengemudi di pegunungan artinya berurusan dengan medan yang kompleks, mulai dari tanjakan terjal, jalan menurun yang curam, tikungan yang tajam, hingga kombinasi dari berbagai hal tersebut. Medan seperti ini akan sangat menantang bagi siapa pun yang mengendarai mobilnya.

Tips utama untuk melewati berbagai medan ini tetap sama, yaitu gunakan gigi rendah. Dengan gigi yang rendah, mesin akan menjaga putarannya di angka yang tinggi. Hal ini punya dua fungsi sekaligus, yaitu mengeluarkan torsi maksimal mobil saat melahap tanjakan yang terjal sekaligus memberi engine brake saat melewati jalan menurun. Namun, perlu diingat bahwa apabila Anda melewati jalan menanjak yang cukup panjang, menaikkan gigi agar mesin tak terlalu panas.

Risiko yang harus kamu terima ketika melewati jalan seperti ini adalah bahan bakar yang lebih boros. Karena itu, penting untuk menjaga stabilitas gas maupun kecepatan berkendara.

Jaga kecepatan mobil Anda dengan stabil dengan melihat jauh ke depan. Selain itu, bersabarlah terutama bila ada truk di depan Anda.

Jangan mendahului kendaraan yang ada di depan Anda hanya karena ingin cepat sampai. Hal ini akan sangat berbahaya, terutama bila terdapat blind spot (titik pandang yang tak terjangkau penglihatan) dari tikungan tajam, misalnya. Namun, jika terpaksa dilakukan, maka perhatikan apakah ada kendaraan di belakang Anda yang sedang menyalip.

Bila jalurnya sudah clear untuk menyalip, maka gunakanlah klakson sekaligus aktifkan lampu sign sebagai pertanda kepada orang bahwa kamu akan mendahului. Sebaliknya, bila mobil di depan Anda menyalakan lampu sign kanan, tandanya Anda dilarang untuk mendahului karena ada mobil yang melaju kencang dari arah berlawanan.

Bagaimana, menjinakkan mobil manual tak sesulit yang dikira, kan? Asal menguasai teknik dasarnya, semua bisa lebih mudah, kok! Setuju?

Sumber: https://review.bukalapak.com/auto/practice-makes-perfect-ini-cara-belajar-mobil-manual-di-berbagai-medan-69408

Ban Motor Terbaik untuk Rider Sejati

Salah satu komponen dalam kendaraan yang tidak boleh ditinggalkan adalah ban. Selain tidak bisa ditinggalkan, ban juga berpengaruh terhadap keselamatan pengguna. Kali ini kita akan membahas menangani salah satu merek dagang yang setia menemani perjalanan berkendara, yaitu ban Michelin. Seperti apa kesan para rider dengan ban yang satu ini, yuk langsung saja kita simak review ban motor Michelin, yang dilansir dari berbagai sumber berikut ini.

Michelin Pilot Street Series

Berdasarkan info dari berbagai sumber, Michelin ini dulunya yang men-supply ban Moto GP lho. Dari banyak review luar negeri, Michelin kualitasnya bisa dikatakan 11-12 dengan Bridgestone (Battlax series). Bahkan, dari beberapa forum di luar negeri menyatakan Michelin tidak kalah dengan BT45/BT 92 sekalipun (walaupun ini mungkin subjektif). Jika diperinci, performa ban Michelin Pilot Street Series seperti berikut.

Pertama, dari bagian compound bannya. Berdasarkan keterangan yang tertera, ban yang berbahan utama silica ini berjenis medium compound. Bila dibandingkan BT 45, compound-nya lebih empuk, namun terasa kokoh dan permukaaNnya terasa keset, mirip FDR XR, tetapi sedikit lebih padat.

Kedua, terkait fleksibilitas. Uniknya, ban Michelin ini universal, bisa digunakan depan dan belakang, alur depan dan belakang dibuat berbeda jika ingin dipasang di depan dan belakang (sesuai petunjuk arah di ban, front, dan rear).

Ketiga, dari segi grip. Kemampuan ban mencengkeram kuat aspal dalam segala kondisi sangat diperlukan, terutama demi keamanan dan kenyamanan berkendara. Grip Michelin Pilot Street dinilai sangat memuaskan, baik pada kondisi aspal kering, semi basah, basah, maupun jalan kurang rata. Performa ban ini dirasa sangat baik, kendaraan berjalan stabil di kondisi jalanan kurang rata. Saat melakukan rebah juga (tidak ekstrim) motor berjalan stabil.

Michelin Pilot MotoGP

Seri berikutnya keluaran Michelin adalah Pilot MotoGP. Dari namanya saja kita seperti sudah dibawa ke arena balap, ya. Michelin Pilot MotoGP secara khusus hadir untuk motor bebek dan skutik (motor matic). Namun, pihak Michelin tidak menutup kemungkinan akan menghadirkan seri ini untuk motor sport, tentu dengan profil yang berbeda, ya.

Michelin Pilot MotoGp merupakan ban dengan bahan silica rubber compound untuk memastikan daya cengkeram maksimal pada permukaan jalanan basah, sedangkan pattern/pola yang tampak semi-slick dapat memaksimalkan penggunaan ban dalam permukaan jalanan kering. Ban Michelin sendiri memiliki rating dengan huruf “S” yang membuat ban ini cukup ideal bagi para pecinta modifikasi moto bebek dan skutik.

Ban Michelin Pilot MotoGP ini dirancang untuk memberikan pengendalian motor yang lebih sporty. Selain itu, juga untuk memaksimalkan keamanan dalam pemakaian harian. Bisa dikatakan, ban ini memang sangat sesuai untuk pengendara sepeda motor, baik bebek maupun skutik yang membutuhkan performa prima untuk berkendara sehari-hari. Jadi, Michelin berusaha menghadirkan ban sesuai dengan kebutuhan pengendara commuter di Indonesia.

Untuk harga dari masing-masing seri, kamu bisa mencari langsung melalui online shop andalanmu, ya. Selain itu, kamu juga bisa mendatangi gerai otomotif terdekat agar dapat langsung melihat wujud si ban motor Michelin sebagai ban motor terbaik ini.

Nah, apakah kamu masih ingin mencari ban lainnya setelah mengetahui performa terbaik dari Michelin? Bisa untuk segala medan dan dalam kondisi cuaca ekstrem sekalipun, lho. Jangan kelamaan, ayo langsung ganti ban motor kesayanganmu dengan Michelin untuk pengalaman berkendara yang terbaik.

Sumber gambar: s4.bukalapak.com

Mobil Brio Terbaru yang Ramping, Irit, dan Ramah Lingkungan

All New Brio 2018 datang dengan tampilan yang lebih sporty dan ramah lingkungan. Dengan mengutamakan kenyamanan dan keleluasaan tanpa meninggalkan faktor keamanan, New Brio 2018 nyentrik untuk para pengendara di Indonesia. Seperti apa si mobil Brio terbaru itu, yuk langsung baca ulasannya di bawah ini.

Desain Luar All New Brio

All New Brio adalah salah satu mobil yang memang didesain dengan minimalis, namun mampu memberikan keleluasaan kepada penggunanya. Dalam seri terakhirnya, All New Brio memberikan desain yang semakin sporty dengan dimensi lebih besar serta penambahan fitur lainnya, yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan konsumen di tanah air.

Pada ruang kabin Honda Brio ini, juga dirancang secara lebih elegan dengan ragam fitur yang lebih kompleks dan tentunya memiliki tingkat fungsional tinggi guna memberikan kenyamanan maksimal kepada penumpangnya.

Sektor eksterior dari All New Brio ini menjadi salah satu segmen yang turut mendapatkan pembaruan di tahun 2018. Bagian fisik terluar dari mobil ini sangatlah nyentrik untuk kamu yang menyukai gaya simpel, praktis, dan elegan. Konsep utama yang diusung oleh All New Brio adalah Fabulous Design yang mengedepankan gaya sylish dan trendy dengan kombinasi desain sporty.

Desain yang paling menonjol adalah bagian headlamp pada Honda Brio 2018 yang mengusung teknologi LED with Guide. Bentuk headlamp ini menyipit dan terkesan sporty serta futuristik. Selain itu, Honda juga melengkapi city car ini dengan foglamp canggih yang siap menembus kabut tebal saat berkendara di malam hari. Kesan sporty dan elegan juga ditampilkan melalui konsep grille berwarna hitam pada bagian depan.

Ruang Kabin All New Brio

Kita mulai dari sisi dashboard terlebih dahulu. Dengan konsep Sporty Dashboard Design with Orange Lining di bagian tengah pada dashboard tersebut, Honda menyematkan 6.1 inci Touchscreen Display Audio yang sudah dilengkapi sistem konektivitas bluetooth dan HFT Function serta USB Connection. Hal itu akan memberikan kemudahan kepada pengguna untuk memutar audio dengan jenis apa pun. Speaker yang terpasang sudah dilengkapi dengan tweeter yang akan memberikan kualitas audio menjadi lebih berkarakter dan menggema.

Selain itu, juga dilengkapi dengan fungsi hands free telephone yang akan mempermudah pengguna untuk mengangkat telepon karena terintegrasi pada layar, tanpa perlu memegang smartphone. Bagian bawah layar sentuh pada dashboard dilengkapi dengan fitur digital AC sehingga suhu ruangan akan terjaga.

Jok atau tempat duduk Honda All New Brio ini mengandalkan jok Adjustable headrest yang akan membuat pengendara nyaman dengan sandaran kepala di baris pertama dan kedua. Untuk menjamin keselamatan, All New Brio ini dilengkapi rem ventited disc (depan) dan drum (belakang) dengan teknologi ABS+EBD yang sangat fungsional.

Kali ini kita berpindah pada bagian kabin. All New Brio memiliki kabin bagasi yang lebih leluasa sehingga bisa digunakan untuk membawa barang bawaan.

Mesin All New Brio

Terkait dengan jantung pacu atau masih, All New Brio akan mengusung mesin yang masih sama dengan generasi sebelumnya. All New Brio masih mengandalkan pengaturan mesin 1.200 cc yang masih mengacu pada aturan Low Cost Green Car (LCGC) tahap pertama, yakni konsumsi bahan bakar 20 km per liter.

Dari segi desain sudah tidak diragukan lagi, ya. Honda melalui All New Brio menjamin kenyamanan dan keindahan untuk penggunanya. Tentunya, tanpa melupakan faktor keamanan. Ingin beli mobil, Honda Brio aja!

 

Sumber gambar: i.ytimg.com