Home » Aksesoris Mobil » Benarkah Airbag Alat Keselamatan Utama ?

Benarkah Airbag Alat Keselamatan Utama ?

Terjadinya kecelakaan yang menyebabkan hilangnya nyawa merupakan hal yang tidak diinginkan oleh para pengendara. Banyak kecelakan diakibatkan oleh kelalaian para pengendara yang mengabaikan faktor keselamatan. Secanggih apapun alat keselamatan yang terpasang pada mobil yang dikendarainya kalau pengendara lalai dalam menggunakannya tetap resiko cedera bahkan kematian akan terus terjadi. Salah satu yang teknologi yang terpasang pada mobil dan berfungsi untuk menunjang keselamatan pengendara adalah teknologi kantong udara. Para pengendara sering menganggap bahwa teknologi ini bisa menjamin keselamatan para penumpang apabila terjadi kecelakaan yang cukup parah. Untuk menjawab benarkah airbag alat keselamatan utama? Di bawah ini beberapa penjelasan – penjelasannya mengenai jawaban dari pertanyaan tersebut.

Teknologi ini memang dikembangkan dengan tujuan untuk melindungi keselamatan khususnya untuk para pengemudinya terhadap benturan – benturan yang  diakibatkan oleh tabrakan. Pada beberapa mobil – mobil Toyota yang beredar di Indonesia sudah menggunakan airbag atau kantung udara jenis SRS atau Supplemental Restraint System yang berfungsi sebagai suplemen peralatan keselamatan utama. Air bag ini sebenarnya peralatan keselamatan yang melengkapi sabuk pengaman (Seat Belt) yang berfungsi untuk menahan badan penumpang pada saat terjadi kecelakaan.  Posisi kantung udara terletak pada bagian dashboard untuk melindungi penumpang depan dan pada bagian kemudi untuk melindungi pengemudi. Kantung udara akan mengembang apabila mobil mengalami benturan yang cukup serius pada bagian bawah, menabrak bagian pinggir jalan, permukaan yang keras atau trotoar jalan, jatuh pada lubang yang dalam.

Baca Juga : Mobil Tesla Model 3 Sebagai Mobil Listrik Termurah

Fitur SRS airbag mempunyai beberapa kekurangan yang bisa mengakibatkan cedera ringan pada pengemudi dan penumpang bagian depan. Berikut ini 4 kekurangan dari teknologi SRS:

  1. Kantong udara akan mengembang oleh gas panas dengan kecepatan yang tinggi sehingga akan mengakibatkan luka bakar ringan, goresan – goresan kecil, luka memar dan luka kecil lainnya.
  2. Sering terjadi kebisingan dan serbuk putih akan menyebar ke wajah pengemudi dan penumpang bagian depan.
  3. Selama beberapa menit, modul kantung udara seperti hubungan roda kemudi, cover airbag dan inflator mudah menjadi panas.
  4. Akan menyebabkan beberapa keretakan bahkan pecah pada kaca bagian depan.

Teknologi kantung udara terus mengalami perubahan dan perkembangan yang cukup signifikan. Teknologi yang mulai dikembangkan diantaranya smart airbag yang menggunakan komputer untuk memonitor ukuran dan posisi penumpang dan pengemudi supaya kantung udara bisa berkembang dengan sempurna.  Selain itu kantung udara pintar ini dilengkapi dengan modul yang berguna untuk mengatur seberapa kerasnya kantung udara pada saat mengembang. Meskipun telah dilengkapi dengan fitur – fitur yang canggih tetap tidak merubah fungsi kantung udara sebagai penunjang keselamatan bukan sebagai alat keselamatan utama.

Keberadaan sabuk pengaman dan kantung udara sudah saling melengkapi dan tidak dipisahkan satu sama lain karena masing mempunyai fungsi dan berperan sangat penting bagi keselamatan penumpang dan pengemudi.

 

Be Sociable, Share!
Post Tag With : ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *