Home » Tips dan Trik » Cara Mendeteksi Mobil Murah Transisi Otomatis Second yang Bagus

Cara Mendeteksi Mobil Murah Transisi Otomatis Second yang Bagus

Mobil dengan transisi otomatis sering menjadi pilihan bagi sebagian orang karena mobil ini cocok digunakan di tempat yang ramai dan rawan macet sehingga tangan tidak pegal karena harus melakukan transisi atau perpindahan gear. Selain membeli baru, Anda bisa mendapatkan mobil murah dengan transisi otomatis dengan cara membeli mobil setengah pakai atau mobil second. Akan tetapi, sebelum Anda memutuskan untuk membeli mobil matic second, terdapat pengecekan yang harus Anda lakukan termasuk melakukan test drive.

Sebelum Anda melakukan test drive, terdapat beberapa hal yang harus Anda perhatikan terlebih dahulu, yaitu

  • Sebaiknya pilih mobil yang usianya di bawah 5 tahun.
  • Periksa di bagian komponen penting dari mobil tersebut misalnya pemeriksaan oli ATF.
  • Periksa bagian bawah kolong mobil apakah ada kebocoran packing, gasket transmisi yang dapat diketahui lewat lelehan oli di badan transmisi.
  • Volume oli ATF harus sesuai batas toleransi dan kebutuhan.

Saat melakukan pengecekan mobil murah matic yang akan Anda beli, pastikan jika Anda mengecek atau membelinya bersama orang yang mengerti mengenai otomotif sehingga nantinya Anda bisa memilih yang terbaik dan terhindar dari kecurangan penjual. Untuk pengecekan oli, jika oli tersebut berwarna bening atau kemerahan berarti kondisi kendaraan normal. Jika oli kecoklatan maka kampas kopling mulai aus dan Anda harus mengganti oli ATF sedangkan jika oli berwarna hitam maka kampas oli tersebut habis dan harus overhaul transmisi.

 Baca Juga: Harga Mobil Termurah Tahun 2016, Honda Brio Satya & Suzuki Swift

Saat test drive coba semua fungsi dari perpindahan tuas transisi. Ketika mesin sedang menyala, coba injak pedal rem dan pindah tuas transmisi ke berbagai posisi. Jika tuas tersebut bisa berpindah dengan mudah dan tidak muncul hentakan yang keras maka kondisinya masih normal. Sedangkan jika ada hentakan keras maka terdapat kerusakan di komponen seperti internal tuas atau karena ECU yang rusak.

Hal yang harus diperhatikan saat test drive saat Anda hendak membeli mobil yang murah matic second yaitu:

  • Pastikan saat perpindahan transmisi dilakukan, tidak terjadi getaran dan perhatikan juga pada indikator posisi gigi di tuas panel instrumen apakah sama atau tidak.
  • Saat Anda melakukan transisi atau perpindahan, jeda waktu untuk kondisi normal hingga transmisi tersebut memberikan respons adalah sekitar 2 detik.
  • Saat Anda memindah tuas ke 1 atau L dan mobil dijalankan hingga 3.000 rpm, getaran mobil yang dirasakan tidak berlebihan.
  • Slip dapat diuji dengan cara mengendarai lewat jalan yang menanjak. Jika masih normal maka slip akan sangat minim dan jika ada putaran mesin yang naik namun tidak selaras atau sesuai dengan pertambahan kecepatan, berarti transmisi mengalami slip dan jika sudah berlebih, maka mobil akan sangat sulit untuk menanjak.

Jadi, perhatikan hal tersebut, sehingga Anda bisa mendapatkan mobil murah matic second dengan harga yang murah, kondisi maksimal.

Be Sociable, Share!
Post Tag With : ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *