Daftar Ukuran Ban Matic untuk Motor Kesayangan Anda

Umumnya, ukuran ban motor sudah disesuaikan dengan standar pabrik. Akan tetapi tidak jarang pemilik motor merasa kurang puas dengan ukuran ban yang standar. Banyak pengguna motor yang menggantik ukuran ban motor dengan yang lebih besar atau bahkan lebih kecil. Biasanya, ukuran ban motor matic yang ideal adalah 80/90-14 untuk bagian depan dan 90/90-14 untuk bagian belakang. Ukuran tersebut tentu saja sudah sesuai dengan ukuran standar dan juga ukuran velg.

Angka pertama pada ukuran ban motor menunjukkan ukuran lebar tapak ban dalam satuan milimeter. Angka kedua merupakan ukuran tapak ban sampai ke bibir ban, serta yang terakhir merupakan diameter ban. Apakah ukuran ban 110/80 dapat dipasang ke ukuran ban motor matic? Tentu saja tidak. Sebab ukuran ban matic berkisar antara 80/90 dan 90/90.

Angka 14,17, dan 18 pada ukuran ban merujuk kepada diameter velg. Contohnya pada ban dengan ukuran 120/70-17 menggunakan velg dengan diameter 17 inci. Ukuran ini beragam tergantung pada jenis motornya. Oleh sebab itu jangan sampai salah pilih ukuran, ya!

Namun, tidak ada salahnya apabila anda ingin mengganti ukuran ban motor dengan yang lebih besar. Akan tetapi tetap harus memperhatikan faktor keselamatan dan kenyamanan.

ukuran ban motor

ukuran ban motor

Berikut ini adalah beberapa ukuran ban motor yang telah disesuaikan dengan lebar velg:
1. Ukuran 120/70-14 untuk lebar velg 2,75; 3,50; 3,75
2. Ukuran 140/70-14 untuk lebar velg 3,50; 4,00; 4,50
3. Ukuran 80/80-14 untuk lebar velg 1,60; 1,85; 2,15
4. Ukuran 90/80-14 untuk lebar velg 1,85; 2,15; 2,50
5. Ukuran 100/80-14 untuk lebar velg 2,25; 2,50; 2,75
6. Ukuran 70/90-14 untuk lebar velg 1,60; 1,40; 1,85
7. Ukuran 110/80-14 untuk lebar velg 2,15; 2,50; 2,75
8. Ukuran 90/90-14 untuk lebar velg 1,85; 2,15; 2,50
9. Ukuran 80/90-14 untuk lebar velg 1,85; 1,60; 2,15

Mengganti ukuran ban motor matic juga memiliki dampak negatif yang harus diperhatikan. Apabila ukuran ban motor tidak sesuai standar, dapat menyebabkan tarikan gas motor menjadi berat sehingga mengakibatkan konsumsi bahan bakar lebih boros. Selain itu, ukuran ban motor yang tidak sesuai dengan ukuran velg akan menyebabkan tampilan ban seperti tertarik atau biasa disebut dengan istilah ban donat.

Ketika akan mengganti ukuran ban motor, hal pertama yang harus diperhatikan adalah ukuran velg. Kemudian mengecek perbandingan lebar velg dengan nomor ban. Dari perbandingan tersebut dapat diperoleh angka minimum dan maksimum. Poin pentingnya adalah ukuran ban tidak boleh lebih besar dari ukuran velg. Beberapa orang beranggapan bahwa semakin lebar tapak ban, maka semakin kuat pula daya cengkramnya. Ungkapan tersebut benar apabila diterapkan pada mobil. Akan tetapi, jika anda ingin menerapkannya pada motor, anda juga harus mengimbangi dengan ukuran velg yang lebar.

Apabila demikian, kondisi motor akan semakin tinggi sebab dimensi motor ikut naik karena penggunaan ban yang besar. Titik berat motor pun akan berubah setelah menggantik ban menjadi lebih besar. Bisa saja lebih condong ke ban depan ataupun ban belakang. Pabrikan motor sebenarnya mengijinkan apabila anda ingin mengganti ukuran ban. Akan tetapi, penggantian ini ada batasnya yaitu naik atau turun satu tingkat dari bawaan standar. Hal ini tentu saja bertujuan untuk menjaga kenyamanan dan keamanan dalam berkendara.

Sebagai contoh, motor matic dengan ukuran ban belakang 80/90-17 dapat diganti dengan yang lebih lebar yaitu 90/80-17 atau 80/80-17 sehingga terlihat lebih ramping. Penggantian ini dapat menyesuaikan dengan kebutuhan anda, akan tetapi tetap utamakan keselamatan, ya!

Saatnya Bayar Pajak! Simak Syarat Memperpanjang STNK Berikut Ini

Memiliki kendaraan pribadi merupakan salah satu berkah yang patut disyukuri. Oleh sebab itu, menjaganya adalah suatu kewajiban. Selain memastikan kebersihan dan kendaraan berfungsi normal, anda harus mengetahui kapan waktu untuk membayar pajak STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan). Keterlambatan pembayaran STNK dapat dikenakan sanksi. Artikel ini akan membahas syarat perpanjang STNK. Akan tetapi, sebelum itu anda harus mengetahui dua jenis pajak yang berlaku pada STNK.

1. Jenis pajak STNK

a. Pajak STNK tahunan, adalah pengesahan yang ditandatangani dan disahkan oleh pihak kepolisian yang didapatkan pada saat membayar pajak kendaraan. Ini terdapat pada kolom sebelah kanan pada lembar STNK.
b. Pajak STNK 5 tahunan, merupakan pergantian kertas STNK apabila telah lewat dari 5 tahun.

Setelah mengetahui jenis pajak STNK, kini saatnya mengetahui biaya perpanjangan STNK. Pemerintah telah menetapkan peraturan terbaru mengenai biaya perpanjangan STNK. Mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), biaya administrasi perpanjangan STNK mengalami kenaikan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja sistem.

syarat perpanjang stnk

syarat perpanjang stnk

2. Biaya Administrasi Perpanjangan STNK roda dua dan tiga

a. Biaya administrasi untuk pembuatan STNK baru dan perpanjangan sebesar Rp. 100.000,-.
b. Biaya penerbitan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau plat nomor sebesar Rp. 60.000,-.
c. Biaya penerbitan BPKB sebesar Rp. 225.000,-.
d. Biaya penerbitan surat mutasi kendaraan ke luar daerah sebesar Rp. 150.000,-

3. Biaya administrasi Perpanjagan STNK roda empat

a. Biaya administrasi untuk pembuatan STNK baru dan perpanjangan sebesar Rp. 200.000,-.
b. Biaya penerbitan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau plat nomor sebesar Rp. 100.000,-.
c. Biaya penerbitan BPKB sebesar Rp. 375.000,-.
d. Biaya penerbitan surat mutasi kendaraan ke luar daerah sebesar Rp. 250.000,-

Nah, selanjutnya adalah syarat perpanjang STNK. Sebelum anda berangkat ke kantor Samsat, ada baiknya menyiapkan terlebih dahulu persyaratan yang dibutuhkan. Hal ini bertujuan agar waktu anda lebih efisien dan proses perpanjangan dapat berjalan lancar. Simak syarat perpanjang STNK berikut ini.

4. Syarat perpanjang STNK tahunan

a. STNK asli dan fotokopi.
b. Fotokopi BPKB.
c. KTP asli dan fotokopi sesuai nama yang tercantum pada STNK dan BPKB.

5. Syarat perpanjang STNK 5 tahunan

Cek fisik kendaraan.
a. STNK asli dan fotokopi.
b. Fotokopi BPKB.
c. KTP asli dan fotokopi sesuai nama yang tercantum pada STNK dan BPKB.

Setelah mengetahui apa saja syarat perpanjang STNK, anda juga perlu memahami prosedur yang harus ditempuh. Agar tidak bingung dan kewalahan saat akan mengurus perpanjangan STNK. Berikut prosedurnya!

Merebak Covid-19, Bayar Pajak Kendaraan dari Rumah Saja, Begini ...

6. Mengisi formulis permohonan perpanjangan STNK di loket pendaftaran.

Isi data yang diminta sesuai dengan yang tercantum pada STNK dan BPKB anda. Kemudian lampirkan dokumen yang diminta sebagai syarat perpanjang STNK motor anda.
a. Serahkan berkas tersebut ke loket penyerahan berkas. Tunggu sampai nama anda dipanggil.
b. Anda akan mendapatkan slip pembayaran pajak dan besaran pajak yang harus anda bayarkan.
c. Bayar tagihan anda di kasir. Kemudian serahkan bukti pembayaran ke loket pengambilan STNK.
d, Setelah itu petugas akan memanggil nama anda dan STNK anda telah diperpanjang untuk satu tahun kedepan. Apabila anda ingin memperpanjang selama 5 tahun, anda dapat membawa bukti pelunasan pajak ke loket pengambilan TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) guna mendapatkan plat nomor baru.

Syarat dan prosedur perpanjangan STNK diatas dapat anda lakukan apabila anda memiliki dokumen yang lengkap. Lalu bagaimana cara perpanjang STNK tanpa BPKB? Apakah bisa dilakukan? Tentu saja bisa. Syarat perpanjang STNK tanpa BPKB hanya membutuhkan KTP dan nomor STNK. Untuk prosedurnya, dapat anda lakukan melalui layanan e-Samsat, minimarket, atau transfer ATM.

Nah, itulah tadi syarat perpanjang STNK. Setelah mengetahui informasi tersebut, sebaiknya anda tidak lagi menunda perpanjangan STNK agar terhindar dari razia ataupun denda. Semoga bermanfaat, ya!