Home » Tips dan Trik » Ini Dia Berbagai Penyebab Mobil Injeksi Anda Mogok di Tengah Jalan

Ini Dia Berbagai Penyebab Mobil Injeksi Anda Mogok di Tengah Jalan

Saat ini, kendaraan seperti mobil memiliki beragam jenis mesin. Jika dulunya kebanyakan mobil yang diproduksi menggunakan sistem pembakaran manual yaitu dengan karburator, mobil-mobil sekarang ini dibuat dengan sistem pembakaran menggunakan listrik atau injeksi. Inilah yang membedakan penanganan mobil dengan karburator dan mobil injeksi saat mogok. Tentunya Anda harus mengetahui bagaimana menyelesaikan masalah mogoknya mobil saat di perjalanan.

Ini Dia Berbagai Penyebab Mobil Injeksi Anda Mogok di Tengah Jalan

Mobil injeksi yang mogok tidak bisa diperlakukan sama seperti mobil berkarburator yang bisa didorong saat mogok agar ia menyala. Mobil dengan sistem injeksi akan membutuhkan aliran listrik agar bisa melakukan pembakaran dan mengalirkan bahan bakar ke dalam mesinnya. Untuk itu, aki memiliki peran penting. Apabila dilakukan pendorongan pada mobil hal ini justru bisa merusak komponen yang ada di dalam mobil.

Berikut hal-hal yang harus Anda pahami sebagai penyebab mobil mogok dan cara mengatasinya.

Filter Gluel Plump Kotor

Apabila filter yang satu ini kotor maka bisa jadi akan menyumbat aliran bahan bakar di dalam mobil. Akibatnya pasokan bahan bakar pada mobil injeksi berkurang sehingga ia menjadi mogok. Anda bisa membersihkannya dari debu dan kotoran.

Busi Rusak

Mobil injeksi yang mulai mengalami brebet atau suara mesin yang tersendat kemungkinan disebabkan oleh kotornya busi. Busi bisa Anda periksa dan pengaturan ulang pada celahnya. Jika sudah parah, sebaiknya Anda mengganti komponen satu ini.

TPS Bermasalah

Throttle Position Sensor (TPS) pada mobil  dengan sistem injeksi yang bermasalah atau mengalami kerusakan akan membuat ketidakstabilan pada mesin. Oleh karena itu sebaiknya segera bawa mobil Anda ke bengkel terdekat.

Lakukan Deteksi Kerusakan Sebelum Mogok

Bukan hanya masalah mogok pada mobil yang harus Anda ketahui, namun Anda juga harus melakukan beberapa pemeriksaan padanya. Pemeriksaan dilakukan pada mobil injeksi Anda agar diketahui apakah ada kerusakan atau tidak. Berikut cara pengecekan yang bisa Anda lakukan:

  • Diagnostic Test Code (DTC) yaitu pemeriksaan menggunakan kode pada mobil yang dibedakan menjadi tiga. Kode 22 untuk mengetahui apakah mobil dalam keadaan overheating yang menunjukkan suhunya berada di 80 derajat, kode 31 tentang kode pengapian untuk mengetahui apakah proses pengapian berjalan normal atau tidak, dan kode 41 untuk TPS yang berada pada angka 0 sebagai penunjuk bahwa ia masih bekerja secara normal dan optimal.
  • Diagnostic Normal Mode (DNM) yaitu cara pemeriksaan mobil injeksi dengan melihat stike yang ada dibalik jumper diagnostic box. Cara mendiagnosis keadaan mesin ini mampu melakukannya pada 5 item di dalam mesin. Hal ini bisa dilakukan dengan memasang kabel pada kode TE1 + E1 dengan kondisi mesin menyala atau On saja kemudian ia akan melakukan pemeriksaan.
Be Sociable, Share!
Post Tag With : ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *