Home » Tips dan Trik » Mengenali Berbagai Kerusakan Mobil yang Sering Terjadi

Mengenali Berbagai Kerusakan Mobil yang Sering Terjadi

Penggunaan suatu barang yang terus menerus terkadang sering menimbulkan kerusakan tanpa disadari. Sama halnya yang terjadi pada mobil. Kerusakan mobil ini terkadang dikaitkan dengan merk mobil itu sendiri. Tak heran jika banyak orang yang mempertimbangkan merk sebelum memutuskan membeli mobil. Hal ini tentu bukan tanpa alasan. Spare part mobil umumnya ditentukan oleh kualitas bahan pembuatannya.

Mengenali Berbagai Kerusakan Mobil yang Sering Terjadi

Untuk memberi gambaran kepada Anda tentang bagian mana saja yag mungkin mengalami kerusakan. Berikut ini akan dijabarkan beberapa kerusakan mobil yang sering ditemui.

Kerusakan pada karet pintu.

Kerusakan ini dapat diidentifikasi dari kekedapan suara yang dihasilkan. Jika kekedapan suara pada kabin berkurang atau bahkan hilang, berarti sudah saatnya karet pintu mobil Anda harus diganti. Untuk mengetahuinya, Anda bisa mengecek menggunakan kertas sebagai media penguji. Dengan menyelipkan kerts pada pintu kemudian menggeser-gesernya. Jika kertas dapat digeserkan dengan mudah, berarti Anda sudah harus mengganti karet pintu. Normalnya, karet ini susah untuk digeserkan jika kedap suara kabin masih bagus.

Kabin tidak kedap suara

Kedap suara kabin ini cukup penting. Karena jika kabin tidak kedap suara, bisa saja kita mendengar suara mesin ketika sedang mengemudi. Hal ini bisa mengganggu konsentrasi berkemudi. Untuk beberapa merk mobil memang hal ini wajar karena harganya yang cukup murah. Masalahnya terletak pada bagian interior kabin.

Masalah pada Aki

Masalah ini tidak bisa dianggap remeh karena Aki memiliki peran yang cukup penting karena fungsi utamanya adalah untuk mendukung mobil menyala. Tentu akan sangat mengganggu jika harus menunggu mesin mobil dingin untuk menyalakannya. Masalah in sering timbul pada jenis mobil Toyota Avansa keluaran lama.

Suara dug-dug dari Suspensi belakang

Masalah ini sering muncul saat mobil mengangkut beban yang berat. Entah orang maupun barang muatan. Mobil sering mengeluarkan bunyi dug-dug yang berasal dari karet stabilizer. Namun pada kenyatannya, suara tersebut terdengar seperti berasal dari kaki-kai mobil bagian belakang. Fungsi stabilizer sendiri adalah untuk menstabilkan keadaan mobil agar tidak limbung. Jika karet ini sudah rusak, jalan keluarnya adalah dengan menyetir pelan, atau membawanya ke bengkel untuk penggantian.

Kursi yang sempit

Masalah ini seringnya terjadi pada jok nomor tiga. Untuk ukuran banyak orang, pilihan mobil jok tiga sering menjadi pilihan. Namun tidak semua produsen mobil mengeluarkan produk jok ke tiga yang nyaman. Diantaranya justru terasa sempit.

Kurangnya fitur keselamatan

Salah satu pertimbangan dalam membeli mobil adalah pada fitur keselamatannya. Beberapa produsen tidak menyediakan ABS yang sangat penting digunakan pengemudi. Tentu ini akan menjadi masalah besar jika mobil melakukan pengereman mendadak. Faktor ini harus benar-benar menjadi perhatian utama saat membeli mobil.

Be Sociable, Share!
Post Tag With : ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *