Home » Aksesoris Mobil » Sebuah Cerita tentang Mesin Mitsubishi Xpander

Sebuah Cerita tentang Mesin Mitsubishi Xpander

Awalnya, orang mungkin menertawakan sesumbar para petinggi Mitsubishi terkait Xpander. Waktu itu, mereka mengklaim bahwa Mitsubishi Xpander adalah mobil yang unggul. Interior Xpander sangat nyaman, mesinnya sangat tangguh. Bukan hanya akan menantang, Xpander bahkan juga  dikatakan akan membunuh Avanza. They even called it as Avanza killer!

Berani banget, ya? Hehehe.

Nyatanya, Mitsubishi memang tidak main-main. Penjualan bulanan Mitsubishi Xpander nyaris selalu mengalahkan si raja MPV, Toyota Avanza, selama 2018. Tak terhindarkan lagi, Avanza turun takhta. Xpander kini adalah raja baru MPV di Indonesia.

Bagi banyak pemiliknya, Mitsubishi Xpander adalah mobil yang nyaman. Mereka yang sudah mencoba mobil lain di kelasnya pun banyak yang mengakuinya. Namun, sehebat apa sih mesinnya? Apakah mesin Mitsubishi Xpander juga merupakan yang terbaik di kelasnya?

Perbandingan Mesin Mitsubishi Xpander dengan MPV Lain di Kelasnya

Sebelumnya, perlu ditekankan bahwa MPV pada dasarnya adalah people carrier yang lebih berfokus pada fungsionalitas (termasuk efisiensi bahan bakar) dan daya angkut sejumlah penumpang daripada performa mesin. Jadi, wajar jika pabrikan punya prioritas sendiri dalam hitungannya; berapakah tenaga yang paling optimum bagi MPV buatannya? Apakah tenaga itu cukup untuk mengangkut beban? Dengan tenaga “segitu”, bagaimana konsumsi bahan bakarnya, apakah efisien atau justru boros?

Mesin Xpander bisa dibilang baru untuk wilayah Indonesia. Namun, di pasar negara lain, unit ini sudah digunakan pada beberapa mobil besutan Mitsubishi, seperti Colt, Mirage, bahkan Lancer. Dengan sejumlah penyesuaian, sentuhan modifikasi, dan penyetelan sana sini, lahirlah mesin 4-silinder 1.5 liter khusus untuk Low MPV Xpander. Pada mesin itu, disematkan teknologi pengatur bukaan klep ala Mitsubishi. Namanya adalah Mitsubishi Innovative Valve Timing Electronic Control (MIVEC).

Kabarnya, teknologi MIVEC sudah disesuaikan untuk kebutuhan masyarakat di Indonesia. Teknologi ini akan menjaga efisiensi bahan bakar, tetapi juga tanpa harus mengorbankan tenaga dan torsi Xpander. Jadi, mesin Xpander tergolong efisien dari segi bahan bakar.

Namun, apakah dia termasuk mesin paling bertenaga di kelasnya?

Dari segi harga, Xpander bersaing dengan kompetitor pada segmen MPV sejuta umat seperti Toyota Avanza, Honda Mobilio, Suzuki Ertiga, Daihatsu Xenia, serta Nissan Grand Livina. Dalam hal ini, untuk varian rendah dan menengah. Sementara itu, varian tertinggi sudah menyentuh harga low SUV seperti Honda BR-V.

Soal tenaga, Honda Mobilio masih jadi yang paling yahud dengan tenaga 118 ps pada putaran 6600 rpm. Di peringkat kedua, ada Nissan Grand Livina dengan 109 ps pada putaran 5600 rpm. Sementara itu, tenaga Mitsubishi Xpander dan Toyota Avanza (1.500cc, agar perbandingannya adil) ada di peringkat ketiga dengan 104 ps pada putaran 6000 rpm. Jadi, performanya masih termasuk tiga besar.

Soal torsi, Honda Mobilio juga masih unggul dengan torsi 145 nm pada 4600 rpm. Lagi-lagi, Nissan Grand Livina menempati peringkat kedua dengan torsi 143 nm pada 4000 rpm. Mitsubishi Xpander ada di peringkat ketiga dengan torsi 141 nm pada 4000 rpm, namun tidak dengan Avanza.

Toyota Avanza sendiri punya torsi lebih kecil, yaitu 136 nm pada 4200 rpm. Namun, kekurangan itu sepertinya disiasati dengan penggerak roda belakangnya (RWD) yang punya daya dorong lebih kuat untuk melahap semua medan jalan.

Nah, karena Xpander adalah mobil keluarga, performa luar biasa bukanlah topik utama. Tenaga Xpander jelas bukan yang paling besar di kelasnya. Hanya saja, tenaganya dirasa sudah cukup untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat Indonesia, bahkan masih lebih baik dari sejumlah kompetitor. Suzuki Ertiga, misalnya, punya daya hanya 92 PS dan torsi 130 Nm.

Itu tadi soal tenaga dan torsi mesin Mitsubishi Xpander dibandingkan dengan mobil lainnya di kelas MPV.

Meskipun bukan yang terbaik di kelasnya, bukan berarti kita tidak bisa menikmati mobil satu ini. Sebab, enak-tidaknya mobil bukan hanya soal performa mesin, melainkan juga soal kenyamanan. Tentu saja, kenyamanan Multi Purpose Vehicle (MPV) bermesin 1,5 liter ini bisa ditingkatkan lagi.

Buktinya, sekarang sudah banyak produk aksesori aftermarket alias custom demi mendongkrak kenyamanan kabin Mitsubishi Xpander. Mau tahu apa saja pilihan yang bisa kamu temui? Berikut adalah 3 di antaranya.

Luggage Mat

Mitsubishi Xpander punya kursi baris ketiga yang dapat dilipat rata dengan lantai. Saat dilipat, kapasitas memuat barang Xpander pun menjadi sangat besar. Ini membuat Xpander banyak menuai pujian.

Sayangnya, saat dipakai menaruh barang, bagian belakang sandaran kursi baris ketiga ini rawan kotor karena berubah fungsi menjadi lantai. Begitupun dengan lantai bagasinya.

Lalu, bagaimana cara mengatasinya?

Mitsubishi menawarkan aksesori resmi Luggage Mat atau alas bagasi yang bisa dibawa pulang dengan harga resmi Rp272 ribu. Kamu bisa membelinya di seluruh jaringan dealer dan bengkel resmi Mitsubishi di seluruh Indonesia.

Console Box atau Arm Rest

Konsol tengah Mitsubishi Xpander sebenarnya sudah sangat memadai karena telah memiliki laci penyimpanan yang cukup besar sekaligus lengkap dengan penutupnya. Konsol tengah Mitsubishi Xpander juga sudah mengikuti tren desain interior mobil terkini yang tersambung sampai ke dashboard. Konsol tengah yang terhubung ini memisahkan kursi pengemudi dengan penumpang depan.

Sayangnya, konsol tengah Mitsubishi Xpander dalam kondisi standar tak dilengkapi dengan sandaran tangan atau arm rest untuk penumpang depan. Anehnya, Mitsubishi justru menyediakan fitur ini buat penumpang belakang.

Tapi jangan khawatir! Kamu bisa kok, membeli console box aftermarket yang dijual dengan harga mulai dari Rp450 ribuan.

Konsol tengah ini memiliki ketinggian yang pas untuk dijadikan sebagai sandaran tangan. Tentu saja bagian penutupnya bisa digunakan sebagai sandaran tangan. Lazimnya, bagian ini dibalut dengan material kulit sintetis demi memberikan kenyamanan yang lebih baik.

Kalau tidak ingin mengubah desain konsol tengahnya, kamu bisa mendatangi bengkel spesialis interior lalu memesan sandaran tangan yang menyatu pada kursi.

Sandaran tangan model ini membuat kursi depan berubah menjadi captain seat. Arm rest akan senantiasa memangku lengan kamu sepanjang perjalanan sehingga berguna untuk mengurangi keletihan kala bepergian jauh.

Sill Plate

Sill Plate berguna untuk meningkatkan tampilan agar Xpander kamu lebih sedap dipandang mata. Alas ini sebetulnya berfungsi tak hanya sebagai elemen yang mempercantik mobil, tetapi juga sebagai pelindung agar bodi mobil yang sering terpijak kaki ini tidak cepat lecet. Karena itulah, sill plate atau lempengan alas dipasang di bagian bawah bukaan pintu.

Sill plate lazimnya dijual sepaket untuk empat pintu berikut scuff plate buat pintu bagasi. Harga sill plate mulai dari Rp300 ribu sampai Rp500 ribuan.

Peredam Suara Kabin

Tingkat kesenyapan kabin Mitsubishi Xpander sebenarnya tergolong baik, namun bukan berarti tak bisa ditingkatkan. Kalau kamu lebih suka mendengarkan musik saat berkendara dan sangat terganggu dengan interupsi kebisingan yang berasal dari luar kabin, tambahkan saja peredam suara kabin.

Peredam suara bisa dipasang di dua tempat. Pertama, di bagian lantai mobil. Kedua, di keempat pintunya saja. Demi tingkat kekedapan yang lebih baik, tentu saja lembaran peredam suara sebaiknya dipasang di bagian lantai sekaligus di seluruh pintu.

Pemasangan tentunya tak bisa dipasang sendiri. Ia harus dilakukan oleh instalatur yang sudah berpengalaman. Alasannya, lembaran peredam dipasang tepat di bawah lapisan karpet dasar. Selain harus melepas seluruh jok dan membongkar karpet dasar, banyak sekali saluran kelistrikan yang rentan terputus di lantai ini. Kalau tidak paham atau tidak hati-hati, bukan hanya kelistrikan saja yang terganggu, melainkan risiko terjadinya korsleting pun mengintai.

Harga peredam kabin bervariasi, tergantung pada kualitas material peredam dan banyaknya jumlah lembaran yang dibutuhkan. Sebagai gambaran saja, harganya dimulai dari Rp700 ribu hingga jutaan rupiah.

Jadi, aksesori mana yang lebih dulu kamu pilih?

Sumber: https://review.bukalapak.com/auto/5-aksesoris-interior-yang-bikin-mitsubishi-xpander-makin-nyaman-59319

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *