Home » Modifikasi Mobil » Tahapan – Tahapan Tune up Pada Mobil

Tahapan – Tahapan Tune up Pada Mobil

Perawatan berkala pada kendaraan beroda empat merupakan suatu kewajiban bagi pemilik mobil untuk mengembalikan performa mesin ke keadaan semula dan memperpanjang umur mesin. Ada baiknya para pemilik mobil sekali – kali bisa melakukan perawatan mobilnya sendiri tanpa bantuan bengkel. Karena pada dasarnya perawatan berkala mobil merupakan perawatan ringan  seperti pengecekan, pembersihan, penggantian terhadap beberapa bagian saja seperti contoh filter udara, busi dan bagian yang lainnya. Ketika akan mencoba melakukan sendiri perawatan berkala atau tune up mobil, pemilik mobil tidak boleh sembarangan dan harus mengerti urutan tahapan – tahapannya mana yang harus dicek, dibersihkan atau diganti duluan supaya tidak terjadi pengulangan pekerjaan yang akan mempengaruhi beberapa komponen mobilnya sendiri. Berikut ini tahapan – tahapan tune up pada mobil.  

Service saringan angin atau air filter.

Kenapa harus saringan angin dulu? Saringan angina tau air filter merupakan komponen yang paling dingin diantara komponen lainnya pada saat setelah mesin mobil dihidupkan. Apabila saringan angin diservis pada tahapan yang paling akhir biasanya akan terjadi pembentukan campuran antara angin dan bensin di saluran tempat gas masuk. Saringan udara atau air filter mempunyai peranan penting untuk menyaring udara yang masuk ke dalam ruang bahan bakar. udara yang bersih akan menciptakan pembakaran yang sempurna sehingga mobil akan terasa enteng ketika sedang dikendarai.

baca Juga : Kupas Tuntas Mobil Jeep Rubicon

 

  • Service platina

 

Platina biasanya terdapat pada mobil – mobil yang sudah berumur dan lawas. Komponen ini berfungsi untuk memutus dan menghubungkan arus listrik yang mengalir pada busi. Apabila platina mengalami masalah maka mobil tidak akan hidup. Platina harus dicek secara berkala dengan cara membersihkan atau menyetel kembali kerapatan celah platina.

 

  • Sevice kabel busi

 

Komponen ini merupakan salah satu bagian yang penting dalan sistem pengapian mobil yang berfungsi untuk menghantarkan arus listrik yang dihasilkan oleh koil atau platina untuk disalurkan ke busi sehingga akan menghasilkan pijaran api yang digunakan untuk membakar campuran bensin dan udara di ruang bakar. Banyak faktor yang bisa menyebabkan kabel busi rusak seperti kabel busi bocor, kabel busi putus, kabel busi meleleh. Untuk mengetahui rusak tidaknya kabel busi ada dua cara yaitu cara yang pertama  tempatkan mobil pada kondisi yang gelap kemudian buka kap mobil setelah itu mobil nyalakan. Perhatikanlah kabel busi mana yang mengeluarkan percikan api. Cara yang kedua  pegang kepala/karet kabel busi oleh tangan kita apabila terasa ada sengatan listrik berarti kabel busi mengalami kebocoran.

 

  • Cek tutup distributor.

 

Tutup distributor merupakan komponen penting dalam distributor yang harus dijaga kebersihannya sehingga akan memperpanjang masa pemakaian .

 

  • Cek accu

 

Cek ketinggian air accu apakah ketinggiannya antara garis batas atas dan garis batas bawah. Apabila kurang tambahkan accu dengan accu zur secukupnya. Accu sangat penting untuk memenuhi kebutuhan listrik mobil.

 

  • Cek busi

 

Bagian busi yang harus dicek adalah bagian elektroda harus bersih dan celah antara positif dan negatif tidak terlalu rapat. Cara membersihkannya yaitu dengan cara mengampelas bagian yang kotornya dan menyetel kembali celah elektrodanya.

 

  • Cek celah katup, PCV, pengapian, idle, tali kipas

 

Selain itu tahapan selanjutnya komponen mobil yang harus dicek adalah celah katup, cek PCV, cek sistem pengapian, cek idle dan paling akhir adalah cek tali kipas.

Demikianlah urutan tahapan – tahapan tune up pada mobil. Beberapa tahapan di atas apabila dilakukan secara berurutan akan menghindari terjadinya pengulangan pekerjaan yang mengakibatkan terbuangnya waktu dan tenaga kita

 

 

Be Sociable, Share!
Post Tag With : ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *