Home » Tips dan Trik » Tak Perlu Sekolah Mengemudi, Ikuti Saja Aturan Dasar Ini Saat Berkendara!

Tak Perlu Sekolah Mengemudi, Ikuti Saja Aturan Dasar Ini Saat Berkendara!

Orang bilang, mengendarai mobil terutama yang menggunakan sistem transmisi manual termasuk susah. Padahal, ada sensasi tersendiri karena transmisi manual menjanjikan kontrol yang lebih baik pada mobil kita, mulai dari kendali terhadap tarikan awal hingga kendali terhadap efisiensi bahan bakar. Anda juga tak perlu menghamburkan uang untuk sekolah mengemudi begitu tahu cara belajar mobil manual.

Aturan dasar dalam berkendara adalah ketenangan. Dengan bersikap tenang, pikiran akan lebih jernih sehingga setiap pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan tepat, bahkan pada hal-hal yang berdasarkan intuisi. Namun, untuk meraih ketenangan yang prima, beberapa trik wajib dikuasai. Simak beberapa di antaranya lewat informasi di bawah ini!

Trik Mengemudi di Jalan Menanjak

Jalan menanjak biasanya jadi momok yang sukses bikin newbie driver alias pengemudi pemula merasa “ngeri-ngeri sedap”. Wajar, sebab kondisi jalan semacam ini bikin mereka dilematis. Kalau terlalu banyak gas, bisa tabrakan. Kalau kurang gas, mesin mobil bisa mati.

Rahasia berkendara pada jalan menanjak adalah menggunakan gigi rendah. Semakin curam tanjakannya, semakin rendah gigi yang sebaiknya digunakan. Sebab, gigi yang rendah menghasilkan torsi tinggi yang tentunya akan sangat berguna kala mobil melahap tanjakan.

Selain itu, Anda juga harus  cerdik “mengakali” tanjakan tersebut. Cara mengakalinya adalah dengan mempertimbangkan beberapa aspek, seperti:

  • kemampuan mobil,
  • beban muatan, serta
  • medan jalan.

Kemampuan mobil mencakup kemampuan kopling dan keahlian Anda dalam mengendalikan rem tangan, pedal rem, serta pedal gas. Artinya, Anda harus mengetahui waktu yang pas untuk menggunakan berbagai instrumen tersebut agar mobil Anda dapat menanjak dengan semestinya, bukan malah mundur.

Berlatihlah memindahkan gigi pada jalan datar sampai gerakannya menjadi sesuatu yang alami. Indikator keberhasilannya adalah Anda mampu menaikkan dan menurunkan gigi secara intuitif, sering kali tanpa sadar.

Selain itu, Anda juga harus mempertimbangkan beban muatan yang dibawa. Prinsip dasarnya, semakin berat muatan mobil, semakin sulit ia dikendalikan. Begitu ada tanjakan di depan dan mobil sedang mengangkut banyak beban/orang, memilih gigi 1 adalah langkah teraman. Setelah itu, baru bisa diputuskan apakah ingin memindahkan ke gigi selanjutnya atau tetap melaju dengan gigi 1.

Aspek medan jalan akan sangat mudah diukur ketika kamu telah menguasai aspek pertama, yaitu kemampuan mobil (dan permainan gas koplingnya). Begitu mengenal kemampuan mobil dan sudah fasih memindahkan transmisi, seharusnya tidak terlalu sulit untuk menakar medan jalan yang akan ditempuh; apakah bisa dilewati oleh mobil Anda dengan beban yang sedang diangkut atau justru tidak.

Tips yang bisa dilakukan adalah dengan membiarkan rem tangan aktif. Ini bertujuan untuk memberikan Anda waktu untuk menginjakkan pedal gas. Begitu mobil sudah bergerak maju, Anda boleh melepas rem tangan sehingga bisa meluncur tanpa harus khawatir bergerak mundur. Teknik ini cukup aman sebagai cara belajar mobil manual saat menghadapi kemacetan di jalan menanjak; sebuah mimpi buruk bagi pengemudi pemula.

 

Trik Mengemudi di Jalan Menurun

Siapa bilang mengemudi di jalan menurun hanya mengandalkan rem belaka? Bila Anda yang yang mengendarai mobil manual sedang menemui jalan menurun, maka hal yang harus kamu lakukan tak hanya menginjak rem secara perlahan, tetapi juga menurunkan gigi.

Ya, menurunkan gigi tidak hanya digunakan pada jalan menanjak, tetapi juga jalan menurun.

Idealnya, Anda bisa menggunakan gigi 2 begitu masuk ke jalan menurun. Namun, bila dirasa kurang cukup (apalagi turunan termasuk curam), maka gunakanlah gigi 1.

Penurunan gigi sangat berguna untuk memberi efek engine brake. Engine brake sendiri punya tujuan untuk menurunkan kecepatan secara paksa (karena setiap gigi punya batas kecepatannya sendiri).

Tentu saja, penurunan gigi ini harus diimbangi dengan kontrol pedal rem. Anda tak perlu menekan pedal rem secara penuh karena tujuan kita adalah mengurangi kecepatan mobil, bukan membuat mobil jadi berhenti.

Injaklah pedal rem seperlunya saja hingga kecepatan yang diinginkan dapat tercapai. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan rem ini tidak boleh terlalu lama. Sebab, hal itu akan membuat rem panas. Bila rem sudah terlalu panas, lama kelamaan ia justru menjadi tidak berfungsi dan mencelakakan Anda.

Selain itu, dampak lain yang ditimbulkan adalah hilangnya fungsi engine brake. Kondisi seperti ini tentu sangat membahayakan Anda, penumpang, dan juga orang-orang sekitar.

Maka dari itu, Anda juga harus pandai menjaga rpm (rotation per minute) atau putaran mesin sehingga kinerja rem pun akan terbantu. Namun, bila hal-hal di atas sudah tidak berfungsi (meskipun kecil sekali kemungkinannya apabila kondisi mobil Anda baru/terawat), rem tangan adalah pilihan terakhir keselamatan Anda.

Trik Mengemudi di Pegunungan

Mengemudi di pegunungan artinya berurusan dengan medan yang kompleks, mulai dari tanjakan terjal, jalan menurun yang curam, tikungan yang tajam, hingga kombinasi dari berbagai hal tersebut. Medan seperti ini akan sangat menantang bagi siapa pun yang mengendarai mobilnya.

Tips utama untuk melewati berbagai medan ini tetap sama, yaitu gunakan gigi rendah. Dengan gigi yang rendah, mesin akan menjaga putarannya di angka yang tinggi. Hal ini punya dua fungsi sekaligus, yaitu mengeluarkan torsi maksimal mobil saat melahap tanjakan yang terjal sekaligus memberi engine brake saat melewati jalan menurun. Namun, perlu diingat bahwa apabila Anda melewati jalan menanjak yang cukup panjang, menaikkan gigi agar mesin tak terlalu panas.

Risiko yang harus kamu terima ketika melewati jalan seperti ini adalah bahan bakar yang lebih boros. Karena itu, penting untuk menjaga stabilitas gas maupun kecepatan berkendara.

Jaga kecepatan mobil Anda dengan stabil dengan melihat jauh ke depan. Selain itu, bersabarlah terutama bila ada truk di depan Anda.

Jangan mendahului kendaraan yang ada di depan Anda hanya karena ingin cepat sampai. Hal ini akan sangat berbahaya, terutama bila terdapat blind spot (titik pandang yang tak terjangkau penglihatan) dari tikungan tajam, misalnya. Namun, jika terpaksa dilakukan, maka perhatikan apakah ada kendaraan di belakang Anda yang sedang menyalip.

Bila jalurnya sudah clear untuk menyalip, maka gunakanlah klakson sekaligus aktifkan lampu sign sebagai pertanda kepada orang bahwa kamu akan mendahului. Sebaliknya, bila mobil di depan Anda menyalakan lampu sign kanan, tandanya Anda dilarang untuk mendahului karena ada mobil yang melaju kencang dari arah berlawanan.

Bagaimana, menjinakkan mobil manual tak sesulit yang dikira, kan? Asal menguasai teknik dasarnya, semua bisa lebih mudah, kok! Setuju?

Sumber: https://review.bukalapak.com/auto/practice-makes-perfect-ini-cara-belajar-mobil-manual-di-berbagai-medan-69408

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *