Home » Perawatan Mobil » Tips Melakukan Perawatan Pribadi Pada Mobil Injeksi

Tips Melakukan Perawatan Pribadi Pada Mobil Injeksi

Memiliki kendaraan berarti Anda memiliki tanggung jawab untuk melakukan perawatan terhadapnya. Anda bisa melakukannya secara mandiri di rumah agar lebih hemat maupun membawanya ke bengkel jika tidak memiliki waktu luang. Perawatan mobil jenis satu dengan jenis lainnya pun pastinya berbeda. Jika dibedakan dari cara pembakarannya, mobil terbagi dua yaitu mobil dengan sistem pembakaran karburator dan mobil injeksi.

Tips Melakukan Perawatan Pribadi Pada Mobil Injeksi

Saat ini, mobil injeksi merupakan salah satu jenis mobil yang banyak diproduksi di pasaran. Mobil dengan sistem ini dirancang memiliki tingkat perawatan yang minim. Namun, apabila kendaraan digunakan dalam jangka waktu yang lama, maka perawatan rutin pun juga harus dilakukan minimal selama 3 bulan sekali. Jika Anda ingin melakukannya sendiri, berikut cara yang bisa Anda terapkan.

Pembersihan pada Throttle Body

Bagian throttel body merupakan bagian penting dimana berfungsi sebagai pengaturan keluar masuknya udara ke dalam mesin mobil. Jika filter udara pada mobil injeksi ini jarang dibersihkan, akan banyak debu menumpuk sehingga mesin kendaran juga tidak maksimal. Anda bisa melakukan pembersihan dengan cairan khusus. Pembersihan sebaiknya dilakukan saat mesin dalam keadaan menyala.

Melakukan Perawatan pada Nosel Injektor

Bagian ini berperan pada penyemprotan bahan bakar pada mobil injeksi. Jika bahan bakar yang Anda gunakan adalah murahan maka bagian ini membutuhkan pembersihan secara rutin agar lubangnya tidak tersumbat. Anda bisa memberikan cairan pembersih yang dicampurkan pada bahan bakar mobil.

Pembersihan Bagian Sensor

Mobil jenis injeksi terhitung memiliki 10 sensor pada mesinnya. Sensor ini dihubungkan dengan kabel dimana Anda bisa melakukan pembersihan menggunakan contactcleaner. Anda bisa menyemprotkan cairan khusus untuk membersihkannya, dikarenakan letaknya tiap mobil berbeda-beda sebelum melakukan pembersihan Anda bisa memastikan letaknya terlebih dahulu.

Pembersihan Filter Bensin dan Udara

Jika kondisi filter bensin kotor maka suplai bensin ke mesin menjadi tidak maksimal bahkan bisa terhambat. Anda bisa melakukan pembersihan setiap 20.000 km dan 40.000 km untuk melakukan penggantian filter. Anda bisa membersihkannya dengan melakukan penyemprotan atau peniupan dari arah masuknya bensin hingga kotoran keluar beserta sisa bensin yang ada.

Pengaturan Karbonmonoksida

Mengatur karbonmonoksida pada mobil injeksi bisa dilakukan dengan menggunakan engine analyzer untuk mengukur. Hal ini untuk mengetahui proses pembakaran sudah berjalan semestinya atau belum yang idealnya berada di bawah 1%. Jika belum pada standar itu, Anda perlu melakukan pengaturan ulang pada sistem pengapian, pasokan bensin dan udara pada mobil.

Perhatikan AKI dan Busi

Pada busi Anda bisa melakukan pembersihan pada bagian elektrode dengan mengikis kerak yang ada di sana menggunakan sikat kawat. Untuk aki Anda bisa memeriksa volume airnya dan melakukan pembersihan bagian terminal agar tidak berkerak.

Turun Tangki dan Gunakan Bahan Bakar yang Tepat

Turun tangki dilakukan jika penggunaan mobil injeksi Anda sudah terlalu lama karena kemungkinan di dalamnya akan sangat kotor dan tidak optimal. Begitupun dalam menggunakan bahan bakar, pilihlah yang berkualitas agar tidak merusak mesin.

Be Sociable, Share!
Post Tag With : ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *