Home » Tips dan Trik » Tune Up Mesin Mobil Injeksi

Tune Up Mesin Mobil Injeksi

Intinya adalah penyetelan kembali sehingga performa mobil bisa kembali seperti semula atau bisa dioptimalkan. Itulah sepintas tentang tune up. Bagi pemilik kendaraan beroda empat ini mutlak harus dilakukan. Mobil sendiri berdasarkan mesinnya ada mobil bermesin karburator dan bermesin injeksi. Karakteristiknya berbeda, tentu saja cara penanganannya juga berbeda. Tidak bisa main pukul rata tentunya. Saat ini akan dibahas sekilas tentang tune up mesin mobil injeksi.

Tune Up Mesin Mobil Injeksi

Istilah injeksi sendiri berasal dari EFI atau Elektronik Fuel Injektion.  EFI sendiri merujuk pada sistem penyemprotan bahan bakar agar daya mesin menjadi optimal dan ramah lingkungan dengan cara pengontrolan intake secara elektronik agar mendapatkan campuran udara ndan bahan bakar sesuai dengan kebutuhan motor atau mesin. Untuk tune up mesinnya tentu saja mempunyai cara tersendiri. Bagaimana caranya? Ini dia caranya :

  • Bersihkan  AC

Bersihkan AC dengan menggunakan kompresor agar AC tetap bersih. Dengan bersih maka udara yang masuk ke ruang pembakaran bersama bahan bakar tetap bersih.

  • Periksa koil dan kabel tegangan

Pemeriksaan bisa dilakukan dengan hanya menggunakan satu alat. Multimeter namanya. Bagaimana  caranya? Caranya adalah dengan menghubungkan multi meter dengan koil dan kabel tegangan. Jika ketika sudah terhubung jarum pada multimeter  menunjukan angka 50 ampere. Hal ini menunjukan bahwa koil dan kabel tegangan masih dalam kondisi baik dan efisien. Jika kurang dari 50 maka berarti koil dan kabel tegangan kurang efisien.

Sebagai catatan,dalam mesin EFI koil dan kabel tegangan usdah dirangkai menjadi satu komponen. Jadi mempermudah pengerjaan.

  • Busi

Tune up pada tahap ini ada memeriksa kondisi busi. Jika masih bagus cukup dibersihkan saja seperti biasa. Jangan lupa stel celah busi dengan menggunakan feeler gauge agar ukuran celah lebih akurat. Tapi kilometer  sesuai ketentuan harus ganti busi, lebih baik diganti meskipun busi masih dalam kondisi bagus. Simpan saja siapa tahu dalam keadaan darurat dibutuhkan. Ukuran standar ganti biasanya setelah km mencapai 20.000.

  • Trottole Body dan Idle Speed Control (ISC)

Bersishkan keduanya dengan menggunakan Carburrator Cleaner. Bersihkan juga pembersih yang menempel pada keduanya dengan lap bersih.

Baca Juga:Pernak – pernik Tune Up Mobil

  • Fuel Filter (FF)

Agar tidak ada penyumbatan maka bersihak FF dengan menyemprot lubang masuk dengan menggunakan kompresor.

  • Oli mesin

Tune up tahapan ini adalah mengganti oli mesin.

  • Uji Diagnostic Link Connector

Alat ini mempunyai koneksi dengan scanner. Dengan begitu scanner bisa mengetahui kode kerusakan, menghapus kode kerusakan, melihat data mesin dan yang lainnya.

  • Cabut dan pasang kabel aki mobil

Tujuannya untuk merestar setelah perbaikan hasil scanner sekaligus memastikan tidak ada lagi kerusakan.

  • Selesai
Be Sociable, Share!
Post Tag With : ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *